Kurs Rupiah Melemah Pada Senin Pagi, Jadi Rp16.481 per Dollar AS
📅 Senin, 19 Mei 2025, 10:56 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Antara
JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Senin (19/5) pagi di Jakarta melemah sebesar 36 poin atau 0,22 persen menjadi Rp16.481 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.445 per dolar AS.
Pengamat pasar uang yang juga Presiden Direktur PT Doo Financial Futures Ariston Tjendra memperkirakan nilai tukar (kurs) rupiah akan menguat karena penurunan peringkat utang Amerika Serikat AS) oleh Moody’s.
“Berita penurunan peringkat utang AS oleh Moody’s mendorong pelemahan dolar AS,” katanya di Jakarta, Senin.
Melansir Xinhua, disebutkan bahwa penurunan peringkat utang pemerintah AS dari Aaa menjadi Aa1 bakal meningkatkan tekanan ekonomi AS yang tengah menghadapi risiko resesi di tengah peningkatan tarif dan ekspektasi inflasi.
Moody’s menjadikan utang pemerintah dan pembayaran bunga AS sebagai alasan penurunan peringkat tersebut. Pemerintah dan Kongres AS dinilai gagal untuk membalikkan tren defisit fiskal tahunan yang besar dan kenaikan biaya bunga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Potensi penguatan rupiah juga berasal dari ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) karena kondisi ekonomi AS yang melemah akibat kebijakan tarif AS yang menurunkan konsumsi juga memicu pelemahan dolar AS.
Presiden AS Donald Trump sendiri telah menuntut The Fed agar segera memangkas suku bunga lebih cepat.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, kurs rupiah diprediksi menguat ke kisaran Rp16.350-Rp16.400 per dolar AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!