Ribuan Pecalang Bali Menolak Premanisme Berkedok Ormas

Sabtu, 17 Mei 2025, 15:43 WIB

DENPASAR - Sebanyak 13.000 pecalang dari 1.500 Desa Adat se-Bali menolak hadirnya preman yang berkedok ormas di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Denpasar, Sabtu (17/5).

Seperti dilaporkan media daring lokal, updatebali.com, Ketua MDA atau Bendesa Agung Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet menegaskan, pecalang Bali menjadi garda terdepan menjaga adat, budaya, tradisi, dan kearifan lokal Bali.

Ket. Foto: Deklarasi tolak premanisme berlangsung dalam acara Gelar Agung Pacalang di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Denpasar, Sabtu, 17 Mei 2025. — Sumber: Antara

“Pecalang Bali sejak leluhur sudah menjaga Bali, nindihin gumi Bali. Pecalang Bali menolak kriminalisme, premanisme, dan sikap anarkis yang dilakukan preman berbaju ormas dan berkedok ormas,“ kata Putra Sukahet saat deklarasi menolak premanisme di Lapangan Puputan Margarana.

Terdapat tiga poin penting dalam deklarasi tersebut, pertama menolak kehadiran ormas yang berkedok menjaga keamanan ketertiban dan sosial dengan tindakan premanisme tindak kekerasan dan intimidasi masyarakat sehingga menimbulkan keresahan dan ketegangan di tengah masyarakat Bali

Kedua, mendukung TNI/POLRI dalam penyelenggaraan keamanan dan ketertiban di Bali serta menindak dengan tegas ormas yang melakukan tindakan premanisme dan kriminalisasi yang meresahkan masyarakat.

Ketiga, mendukung sistem keamanan terpadu berbasis desa adat (Sipandu beradat) dan bantuan keamanan desa adat (Bankamda) dalam menjaga dan mengamankan wewidangan desa adat dan nindihin gumi Bali.

Deklarasi ini merupakan respons atas maraknya premanisme yang berkedok ormas di Bali. Ia juga menegaskan bahwa selama bertahun-tahun, desa adat di Bali telah memiliki pecalang yang secara turun-temurun menjaga keamanan setiap kegiatan di desa adat.

Pecalang bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI, sehingga sudah sangat cukup untuk menjaga keamanan Bali.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.