Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Gandeng Saint Lucia, Bangun Industri Kelapa dan Cetak Wirausaha Baru

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 20:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI Gandeng Saint Lucia, Bangun Industri Kelapa dan Cetak Wirausaha Baru Doc: Antara
Ket. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian RI, Masrokhan bertukar cendera mata dengan Duta Besar Saint Lucia untuk Indonesia, Menissa Rambally seusai melakukan pertemuan di Jakarta, Kamis (15/5).

Jakarta - Indonesia dengan salah satu negara di Kawasan Karibia, Saint Lucia memperkuat kerja sama pengolahan kelapa melalui program pelatihan kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang bertujuan menciptakan wirausaha industri baru di sektor agro.

Pembahasan penguatan kerja sama ini dilakukan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDM) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Masrokhan, bersama dengan Duta Besar Saint Lucia untuk Indonesia, Menissa Rambally pada 15 Mei di Jakarta.

Masrokhan di Jakarta, Jumat (16/5), menyatakan, dalam pertemuan itu dibahas mengenai potensi dan peluang kerja sama sektor industri agro yang sudah dan akan dilaksanakan, termasuk pelatihan bagi negara-negara di Kepulauan Karibia.

"Pelatihan tersebut dilakukan secara online pada 11 sampai 12 September 2023 dan secara offline dari 23 Mei hingga 5 Juni 2024 di Padang, Sumatera Barat. Pelatihan ini diikuti oleh sembilan negara dengan 19 peserta, dan dua di antaranya berasal dari Saint Lucia,” kata Masrokhan.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan tersebut, BPSDMI akan melakukan pengembangan inkubator bisnis produk kelapa dan turunannya agar setiap negara mampu menghasilkan calon wirausaha secara berkelanjutan.

“Untuk tahun ini akan dilaksanakan feasibility study pada 7-22 Juni 2025 dalam rangka memetakan kebutuhan Saint Lucia dan Guyana dalam pendampingan pembangunan inkubator bisnis produk turunan kelapa," kata dia.

Menurut Masrokhan, kelapa merupakan komoditas yang potensial dikembangkan bagi kedua negara, dan pendirian inkubator bisnis ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi pengolahan kelapa secara lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Selain kelapa, terdapat potensi kerja sama lain yang sangat menjanjikan, seperti pengolahan sukun dan sargassum. Sargassum memiliki potensi untuk diolah menjadi biodiesel, bioetanol, bahkan pupuk yang bermanfaat bagi pertanian," ujarnya.

Selain pengembangan inkubator bisnis, BPSDMI juga berencana untuk membangun mini plant pengolahan kelapa di Saint Lucia dengan dukungan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bidang pangan, yaitu Food and Agriculture Organization (FAO).

Duta Besar Saint Lucia untuk Indonesia, Menissa Rambally menyatakan bahwa kelapa adalah sumber daya alam yang sangat berlimpah dan hanya dimanfaatkan untuk produksi minyak kelapa di negaranya namun banyak tekanan yang dihadapi oleh industri.

“Bagi kami, kelapa merupakan komoditas yang sangat berharga, jadi kerja sama dengan Kemenperin ini sangat berarti bagi kami untuk dapat membangun kembali industri kelapa yang lesu, membuat kami dapat melihat manfaat lain dari kelapa, dan tentunya mendukung sektor agro di negara kami," katanya.

Menissa juga menyampaikan, negaranya sudah memberikan mandat untuk memperluas investasi terhadap wiraswasta dan pelaku usaha muda, terutama di sektor agro, dengan mengajak mereka untuk terlibat di industri dan perekonomian negara.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan apresiasi terhadap kerja sama tersebut yang sejalan dengan program prioritas pemerintah sesuai Astacita, yakni melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Terlebih, industri agro merupakan sektor yang selama ini memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Lewat Metode Hunting, Kemen...

Berikut Harga BBM Per 5 Oktober 2026 yang Masih Stabil

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Berikut Harga BBM Per 5 Okt...
Advertisement
Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.