Persiapan Menuju PON 2028, Gubernur Jateng Luthfi Kunjungi Atlet Pelatda di Stadion Jatidiri

Jumat, 16 Mei 2025, 16:35 WIB

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga di provinsinya dengan meninjau langsung kegiatan pemusatan latihan daerah (pelatda) atlet di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Jumat (16/5).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memberikan motivasi kepada para atlet dan pelatih yang tengah bersiap menghadapi ajang-ajang olahraga prestisius, baik tingkat provinsi maupun nasional.

Ket. Foto: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi tinjau langsung kegiatan pemusatan latihan daerah (pelatda) atlet di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16/5). — Sumber: Koran Jakarta/henri pelupessy

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Luthfi memberikan suntikan semangat kepada para atlet yang tengah digembleng untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Porprov mendatang rencananya akan digelar di kawasan Semarang Raya, dan juga difungsikan sebagai ajang seleksi dan pembinaan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Yang utama, kita lihat adik-adik ini sedang dipersiapkan untuk PON. Mereka ikut pemusatan latihan, salah satunya di Stadion Jatidiri. Kita ingin memberi motivasi dan semangat langsung,” ujar Luthfi.

Pihaknya juga memanfaatkan momen kunjungan dengan ikut berolahraga bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sebagai bentuk nyata membangun solidaritas dan gaya hidup sehat di lingkungan birokrasi.

Gubernur Luthfi mengungkapkan kebanggaannya terhadap capaian kontingen Jawa Tengah di PON XXI Aceh-Sumut 2024 lalu, di mana Jateng berhasil menempati posisi lima besar nasional, dengan raihan 71 medali emas, 74 perak, dan 115 perunggu. Capaian tersebut menjadi yang terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan Jateng dalam ajang PON.

“Kemarin kita dapat 71 medali emas. Ini yang harus terus dijaga. Karena olahraga adalah sarana pembentukan karakter yang tidak mengenal batas waktu, tempat, usia, dan politik,” tegasnya.

Luthfi menegaskan pentingnya kesinambungan pembinaan atlet sejak dini. Menurutnya, konsistensi dalam pelatihan akan menjadi kunci utama dalam meningkatkan prestasi di masa mendatang.

Target Tiga Besar

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jateng, Bona Ventura Sulistiana, menyatakan optimismenya bahwa Jateng bisa naik peringkat dalam ajang PON mendatang. Target ambisius telah ditetapkan: masuk tiga besar nasional pada PON 2028.

“Saya berharap PON mendatang capaian kita meningkat. Selama pembinaan dilakukan tanpa jeda dan secara serius, saya yakin target bisa tercapai. Minimal kita naik dua tingkat dari posisi sebelumnya,” ujar Bona.

Untuk mewujudkan hal tersebut, KONI Jateng akan menjadikan Porprov XVII/2026 bukan sekadar ajang kompetisi daerah, melainkan sebagai bagian dari strategi pembinaan berjenjang menuju PON.

Dukungan pemerintah daerah terhadap sektor olahraga dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam pencapaian prestasi. Langkah Gubernur Luthfi meninjau langsung latihan atlet menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan komunitas olahraga di Jawa Tengah.

Dengan persiapan matang yang dimulai sejak dini, serta dorongan moral dan logistik yang memadai, Jateng optimistis akan mampu mencetak sejarah baru pada ajang olahraga nasional mendatang.

  • Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
  • PON 2028

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.