Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Dibayangi Prospek Pelemahan Perekonomian

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 10:15 WIB | Oleh:
Rupiah Dibayangi Prospek Pelemahan Perekonomian Doc: IST

JAKARTA – Rupiah sepanjang tahun ini masih menunjukkan kinerja kurang baik dan masih menjadi salah satu currency di Asia yang mengalami kelemahan terhadap dollar AS. Hal itu dipengaruhi prospek pelambatan pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini.

Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede melihat ekspektasi pelambatan pertumbuhan ekonomi nasional hingga akhir tahun ini turut memicu aksi jual oleh investor asing di pasar saham. Sebab, prospek pertumbuhan ekonomi dinilai memiliki dampak langsung terhadap potensi keuntungan korporasi.

Selain itu, tekanan juga dirasakan di pasar obligasi. Saat ini, imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia masih berada di bawah level 6,8–6,9 persen.

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Rabu (14/5), di Jakarta menguat sebesar 66 poin atau 0,39 persen dari akhir pekan lalu menjadi 16.562 rupiah per dollar AS.

Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuabi menilai kurs rupiah menguat dipengaruhi kesepakatan Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok dalam menurunkan tarif perdagangan yang dikenakan satu sama lain dalam rangka meredakan kekhawatiran resesi global. “Kebijakan tersebut yang diputuskan dalam pertemuan di Jenewa, Swiss, mulai berlaku pada hari ini,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.