Indonesia Keempat Kejuaraan Asia Angkat Besi
📅 Kamis, 15 Mei 2025, 06:45 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
JAKARTA – Tim angkat besi Indonesia menutup penampilannya di Kejuaraan Asia 2025 dengan menempati peringkat keempat dalam klasemen perolehan medali.
Koleksi total tujuh medali: tiga emas, dua perak, dan dua perunggu. Indonesia berada di bawah tuan rumah Tiongkok, Korea Utara, dan Thailand dalam kejuaraan yang berlangsung di Hushan Sports Park, Jiangshan, Tiongkok, tanggal 9–15 Mei.
Sumber utama kejayaan Indonesia datang dari lifter unggulan Rahmat Erwin Abdullah. Tampil di kelas 73 kg putra, Erwin menyapu bersih tiga medali emas untuk kategori snatch (155 kg), clean & jerk (205 kg), serta total angkatan (360 kg). Tak hanya itu, Erwin juga mencetak rekor dunia baru untuk clean & jerk.
“Erwin tampil luar biasa dan sangat percaya diri. Rekor dunia ini bukti konsistensinya sebagai lifter papan atas dunia,” ujar pelatih kepala angkat besi Indonesia, Dirja Wihardja.
Tambahan medali datang dari Rizki Juniansyah yang berlaga di kelas 81 kg putra. Rizki meraih dua perak dari angkatan snatch (161 kg) dan total angkatan (358 kg), serta satu perunggu di clean & jerk (197 kg). Penampilan stabil Rizki kembali menegaskan potensinya sebagai andalan masa depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sektor putri, Juliana Klarisa mempersembahkan satu medali perunggu dari kelas 55 kg, usai mencatat angkatan snatch seberat 82 kg. Ia menjadi satu-satunya penyumbang medali dari sektor putri di ajang ini.
Secara keseluruhan, Indonesia mengirimkan 10 lifter, terdiri atas empat lifter putra dan enam putri yang turun dalam tujuh kelas berbeda. Beberapa atlet lain tampil cukup kompetitif, namun belum berhasil menyumbang medali. Ada Eko Yuli Irawan (kelas 67 kg) yang finis kelima di semua kategori angkatan dengan total 296 kg, serta Indah Afriza (kelas 71 kg) yang mencatat total angkatan 228 kg dan menempati peringkat keempat.
“Ini jadi pemanasan ideal jelang SEA Games 2025 di Bangkok. Target kami tak hanya podium, tapi juga regenerasi dan stabilitas prestasi,” sambung Dirja. Kejuaraan Asia tahun ini juga menjadi ajang unjuk gigi negara-negara kuat di cabang angkat besi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tuan rumah Tiongkok mendominasi dengan kekuatan penuh, sementara Korea Utara dan Thailand juga menampilkan kedalaman skuad yang solid. Bagi Indonesia, raihan ini menjadi sinyal positif bahwa angkat besi tetap menjadi salah satu cabang olahraga unggulan di kancah Asia. “Kami optimistis tren positif ini akan berlanjut di Bangkok akhir tahun nanti,” tandas Dirja. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!