Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKSDA Maluku Terima Translokasi 24 Ekor Reptil dari Jakarta

📅 Sabtu, 10 Mei 2025, 21:07 WIB | Oleh:
BKSDA Maluku Terima Translokasi 24 Ekor Reptil dari Jakarta Doc: ANTARA/Winda Herman
Ket. Puluhan satwa hasil trasnlokasi yang diterima BKSDA Maluku dari BKSDA Jakarta.

AMBON - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Maluku menerima translokasi sebanyak 24 satwa jenis reptil dari BKSDA DKI Jakarta.

“Satwa-satwa tersebut kini akan menjalani proses observasi dan perawatan di Pusat Konservasi Satwa Kepulauan Maluku,” kata Polisi Kehutanan (Polhut) BKSDA Maluku Arga Christyan di Ambon, Sabtu (10/5).

Adapun satwa yang diterima terdiri atas 13 ekor kadal panana (Tiliqua gigas) dan 11 ekor kura-kura Ambon (Cuora amboinensis). Seluruh satwa tiba dalam kondisi sehat dan telah ditempatkan di fasilitas konservasi yang sesuai standar penanganan dan kesejahteraan hewan.

Menurutnya, translokasi ini merupakan bagian dari upaya pelestarian satwa liar dan pemindahan satwa dari wilayah dengan tingkat tekanan tinggi ke habitat yang lebih mendukung proses rehabilitasi.

"Langkah kecil untuk konservasi, dampak besar bagi kelestarian," ujar Arga, menekankan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga kelangsungan hidup satwa liar Indonesia.

BKSDA Maluku mengajak masyarakat untuk ikut mendukung pelestarian satwa dengan tidak memelihara, memperjualbelikan, atau merusak habitat alami hewan-hewan yang dilindungi.

Ia juga memastikan bahwa proses translokasi dilakukan secara terencana dan sesuai prosedur, mulai dari perizinan hingga pengangkutan, guna meminimalkan stres pada satwa dan menjaga kelangsungan hidupnya.

Translokasi ini menjadi bagian dari sinergisitas antarwilayah kerja BKSDA se-Indonesia dalam menyelamatkan dan merehabilitasi satwa liar yang disita atau diserahkan oleh masyarakat.

Tujuannya adalah mengembalikan satwa ke habitat alami atau pusat konservasi yang lebih ideal bagi keberlangsungan spesies tersebut.

Ke depan, BKSDA Maluku akan terus memperkuat edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga satwa liar dan mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, khususnya di wilayah Kepulauan Maluku yang kaya akan spesies endemik. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.