Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berkat Kejelian Petugas, Karantina Gagalkan Penyelundupan 190 Reptil dari Bandara Mopah Merauke

📅 Minggu, 21 Apr 2024, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berkat Kejelian Petugas, Karantina Gagalkan Penyelundupan 190 Reptil dari Bandara Mopah Merauke Doc: ANTARA/HO/Dok Karantina Papua Selatan
Ket. Petugas Bandara Mopah, Merauke, Papua Selatan menggagalkan pengiriman 190 reptil ke Jakarta.

Jayapura - Satuan Pelayanan Bandar Udara Mopah, Merauke, Papua Selatan menggagalkan penyelundupan 190 reptil tujuan Jakarta.

Kepala Karantina Papua Selatan Cahyono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu menjelaskan, ke 190 reptil itu gagal diselundupkan dalam dua hari berturut-turut.

Dari laporan yang diterima awalnya Jumat (19/4) petugas berhasil menggagalkan penyelundupan 157 reptil terdiri dari 145 ekor kadal soa payung dan 12 ekor biawak coklat.

157 Reptil gagal diselundupkan ke Jakarta setelah petugas Avsec, Muhammad Ridwan yang bertugas di Cargo Bandara Mopah saat mengoperasikan mesin x-ray curiga terhadap paket tujuan Jakarta yang tertulis "herbal" namun setelah dibuka berisi ratusan reptil.

Kemudian Sabtu (20/4), petugas dari Lion Air mendatangi petugas karantina Bandara Mopah karena curiga terhadap isi paket yang setelah dibuka ternyata berisi 33 ekor kadal soa payung yang di kemasannya tertulis "kotak rias".

"Berbagai cara digunakan penyelundup untuk menyelundupkan hewan-hewan dengan mengemasnya kedalam paket dengan diberi keterangan seperti herbal atau lainnya ," jelas Cahyono.

Kepala Karantina Papua Selatan Cahyono menjelaskan biawak coklat dan kadal soa payung merupakan satwa endemik Merauke yang statusnya dilindungi.

"Sangat disayangkan penyelundupan satwa liar masih terjadi sehingga pihaknya mengajak masyarakat untuk menjaga flora dan fauna endemik Merauke agar tetap ada di alam" harap Cahyono.

Diakui, pihaknya berharap agar sinergitas terus dilakukan terjaga sehingga upaya penyelundupan dapat digagalkan.

"Petugas di bandara harus lebih cermat dan teliti sehingga bila curiga terhadap paket yang hendak dikirim maka petugas dapat membukannya untuk memastikan isinya," harap Cahyono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.