Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Banyuwangi Dorong Dana Desa untuk Ketahanan pangan

📅 Rabu, 07 Mei 2025, 17:58 WIB | Oleh:
Pemkab Banyuwangi Dorong Dana Desa untuk Ketahanan pangan Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyalurkan telur ayam kepada warga Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur.

BANYUWANGI - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mendorong pemerintahan desa di wilayah setempat memanfaatkan sebagian dana desa untuk mengembangkan peternakan ayam petelur guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus upaya pengentasan kemiskinan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mencontohkan Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo mengembangkan peternakan ayam petelur dan tak sekadar menghasilkan telur, program ini juga menjadikan hasil ternak sebagai bantuan pangan bergizi bagi ratusan warga miskin, lansia, ibu hamil, dan balita dan stunting di desa itu.

"Ini merupakan salah contoh efektivitas penggunaan dana desa, selain penguatan ketahanan pangan, juga bisa menjadi salah satu cara pengentasan kemiskinan," katanya di Banyuwangi, Rabu.

Modal untuk program peternakan petelur di Desa Watukebo, kata dia, digagas sejak pertengahan 2024 menggunakan dana desa yang selain bisa mempekerjakan warga, hasil dari peternakan ini dibagikan kepada ratusan warga.

Selain itu, katanya, program tersebut juga sejalan dengan visi ketahanan pangan nasional yang tengah digaungkan pemerintah pusat.

"Sesuai arahan Presiden Prabowo, kami harus memastikan semua keluarga bisa mengakses pangan yang cukup dan bergizi, semoga program seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi desa lainnya," ujar Ipuk.

Ia mengakui Banyuwangi telah menerapkan berbagai program ketahanan pangan, salah satunya Sister Say (Sistem Terintegrasi Ternak, Ikan, dan Sayur) yang memadukan kegiatan peternakan, pertanian, dan perikanan dalam satu kawasan.

"Program ini melibatkan ibu-ibu rumah tangga dalam mengelola pekarangan rumah untuk kebutuhan konsumsi harian hingga tambahan penghasilan," katanya.

Kepala Desa Watukebo Maimun Hariyono menjelaskan inisiatif pengembangan peternakan ayam petelur bermula dari keinginan menghadirkan program ekonomi produktif yang berdampak langsung pada masyarakat.

"Modal awal kami 20 persen dari dana desa, yakni sekitar Rp263 juta dan kami gunakan untuk membuat kandang, membeli bibit ayam, dan pakan sampai bisa panen," katanya.

Ia mengatakan telur-telur yang dihasilkan dioptimalkan untuk program ketahanan pangan di desa dan sisanya akan dijual ke pasaran.

"Rata-rata per bulan, desa ini mampu membagi 4.000-5.000 butir telur kepada ratusan warga yang termasuk dalam kategori kelompok rentan, seperti warga miskin, lansia, ibu hamil, hingga balita stunting," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.