Masyarakat Belitung Timur didorong untuk tanam singkong
📅 Rabu, 07 Mei 2025, 21:40 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Babel
Pangkalpinang -- Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hellyana mendorong masyarakat Kabupaten Belitung Timur menanam singkong, guna memperkuat perekonomian masyarakat di daerah itu.
"Saat ini pabrik masih mengalami kekurangan produksi, karena kekurangan bahan baku singkong," kata Hellyana saat mengunjungi Pabrik PT Suryamas Beltim Indo Makmur di Kecamatan Damar Belitung Timur, Rabu.
Ia mengatakan PT Suryamas Beltim Indo Makmur di Kecamatan Damar Kabupaten Belitung Timur ini bergerak dalam pengolahan singkong menjadi tepung tapioka, sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat di daerah itu .
"Pabrik ini masih kekurangan bahan baku singkong dan jika kekurangan ini dipenuhi, maka diperkirakan dapat menyerap banyak tenaga kerja," katanya.
Manajer Produksi PT Suryamas Beltim Indo Makmur Willyam Chandra menyampaikan target di tahap awal pabrik bisa mempunyai 1.500 hektare lahan untuk mencapai kapasitas produksi pabrik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pada tahun berjalan setidaknya bisa mencapai 50 hingga 60 persen produksi, sehingga akhirnya bisa mencapai target lahan hingga 4.500 hektare," katanya.
Ia menyatakan pabrik ini bekerja menghasilkan tepung tapioka dengan sehat, karena tidak ada limbah yang dibuang begitu saja. Semua limbahnya melewati proses hingga bisa dimanfaatkan dengan baik.
“Di sini limbah padat bisa dijadikan untuk pakan ternak. Dari 20 ton singkong, 5 tonnya menjadi bahan pakan ternak. Limbah cair bisa dipakai sebagai biogas. Jadi tidak ada yang terbuang sia-sia,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!