Lintasarta Perkuat Peran sebagai AI Factory dan Transformasi Digital
📅 Selasa, 06 Mei 2025, 18:20 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Lintasarta
JAKARTA – Memasuki usia ke-37, Lintasarta menyatakan berkomitmen menghadirkan transformasi digital yang inklusif dan mengakselerasi adopsi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia. Tema besar yang diangkat tahun ini adalah “3reakthrough 7ourney” yang menggambarkan semangat Perusahaan dalam menempuh perjalanan transformative yang penuh terobosan.
President Director & CEO Lintasarta, Bayu Hanantasena menuturkan, selama lebih dari tiga dekade, Lintasarta terus tumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Perusahaan ini kini bertransformasi menjadi AI Factory dalam ekosistem Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) Group yang mendukung kedaulatan digital nasional.
Sebagai pelopor layanan ICT di Indonesia sejak 1988, Lintasarta telah berkembang dari perusahaan pengembang aplikasi perbankan dan penyedia jaringan komunikasi hingga menjadi pionir solusi teknologi digital terdepan dengan layanan 4C: Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration.
Posisi Lintasarta sebagai AI Factory memastikan pemanfaatan teknologi AI dalam mendukung transformasi digital yang aman dan terintegrasi.
“Momentum ulang tahun ini menjadi refleksi perjalanan kami bersama karyawan, pelanggan dan mitra. Kami berupaya terus tumbuh dengan melakukan berbagai terobosan yang membawa manfaat nyata dalam memberdayakan Indonesia, terutama melalui pemanfaatan teknologi AI secara berkelanjutan,” ujarnya melaui keterangan tertulis pada hari Selasa (6/5).
Sebaiknya Anda baca juga:
Perjalanan Penuh Terobosan
Hingga saat ini, Lintasarta telah hadir memberikan pelayanan ICT kepada berbagai sektor industri di Tanah Air. Beberapa keunggulan berupa kesiapan dukungan teknis lokal yang tersebar di 55 kota seluruh Indonesia.
Lebih lanjut, kini Lintasarta melayani lebih dari 2.474 pelanggan bisnis dari berbagai bidang usaha dengan dukungan 88.614 koneksi jaringan yang dikelola dan dimonitor selama 24/7 secara terpusat melalui Network Operation Center (NOC).
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasinya, Lintasarta terus memperluas jangkauan fiber optic (FO) sepanjang 15.621 km di 413 kota, serta meningkatkan kapasitas jaringan tulang punggung (backbone) di kota- kota pusat bisnis seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya hingga 2x400 Gbps.
“Lintasarta juga berkolaborasi dengan berbagai mitra global, termasuk kerja sama strategis dengan Starlink untuk menghadirkan layanan internet berbasis satelit, VSAT Low Earth Orbit (LEO), memperkuat konektivitas hingga ke wilayah pelosok,” kata Bayu.
Sebagai bagian dari AI Factory yang membangun ekosistem teknologi digital nasional yang berdaulat, Lintasarta menghadirkan Graphics Processing Units(GPU) Merdeka, supercomputing AI cloud pertama di Indonesia yang merupakan hasil kolaborasi dengan NVIDIA dan Indosat.
Sebagai solusi GPU-as-a- Service (GPUaaS) untuk infrastruktur AI berdaulat, GPU Merdeka dirancang sebagai sovereign AI cloud yang memberikan akses bagi pemerintah, industri, akademisi, hingga pengembang AI lokal terhadap teknologi AI terdepan saat ini.
“Inisiatif ini merupakan langkah nyata memperkuat kedaulatan digital nasional, agar kita tidak hanya menjadi pasar, tetapi produsen teknologi AI yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan panduan yang berlaku,” lanjut Bayu.
AI Merdeka
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!