14 Calon Haji Mataram Kloter Tiga Ditunda Keberangkatannya

Senin, 05 Mei 2025, 14:00 WIB

MATARAM - Kantor Perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengungkapkan sebanyak 14 calon haji asal Kota Mataram musim haji 1446 Hijriah/2025, kelompok terbang (kloter) 3 Embarkasi Lombok, ditunda keberangkatannya karena terkendala belum ada visa.

“Sebanyak 14 calon haji tunda karena visa, dipastikan masuk asrama pada 11 Mei, dan berangkat ke Madinah Senin 12 Mei 2025, atau masuk pada kloter 9 Embarkasi Lombok,” kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram H Kasmi di Mataram, Senin (5/5).

Ket. Foto: Calon haji Kota Mataram, NTB. — Sumber: antara foto

Dengan demikian, lanjutnya, jumlah calon haji kloter tiga yang berangkat ke tanah suci pada Minggu (4/5-2025), sebanyak 379 calon haji.

Jumlah itu terdiri atas 376 calon haji dan 3 orang petugas PHD (Pembimbing Haji Daerah). Sedianya, jumlah calon haji yang akan berangkat pada kloter tiga sebanyak 393 orang, namun visa 14 calon haji belum keluar.

“Saat di asrama haji ada dua calon haji yang terpaksa kembali ke rumah karena visa belum ada,” katanya.

Selain itu, ada 4 orang yang mengundurkan diri berangkat karena menunggu pasangan (suami/istri) atau pendamping yang visanya belum keluar sehingga memutuskan untuk tunda keberangkatan dan bergabung ke kloter 9.

Lebih jauh Kasmi mengatakan, sebelum kegiatan pelepasan jamaah calon haji di halaman Kantor Wali Kota Mataram pada Sabtu (3/5-2025), jamaah sudah diimbau agar tidak mengikuti kegiatan pelepasan sebelum ada visa.

“Tapi, ada juga jemaah yang tidak mengindahkan imbauan tersebut sehingga sampai di asrama haji pun, visa jamaah bersangkutan belum juga keluar dan terpaksa harus kembali,” katanya.

Selain itu, ada dua calon haji yang tidak pulang atau tetap menginap semalam di asrama haji karena menunggu visa, sementara istri-istri mereka yang sudah ada visa tetap berangkat di kloter 3.

Begitu visa keluar, hari ini dua calon haji tersebut dititip berangkatbersama jemaah calon haji asal Kabupaten Lombok Timur yang sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan Kemenag Lombok Timur.

“Setelah di Madinah, dua calon haji tersebut akan bergabung dengan kloter tiga dan bertemu dengan istri mereka,” katanya.

Menurutnya, masalah keterlambatan visa itu terjadi secara nasional, dan di Embarkasi Lombok kekacauan sudah terjadi sejak pemberangkatan kloter pertama Embarkasi Lombok, yakni dari jemaah Kabupaten Lombok Barat, begitu juga dengan kloter 2 jemaah dari Kabupaten Lombok Tengah. “Kondisi serupa juga dialami oleh jamaah kloter 3 asal Kota Mataram,” katanya.

Terkait dengan itu, pihaknya berharap jemaah lebih bersabar dan menunggu jadwal keberangkatan selanjutnya untuk Kota Mataram, pada tanggal 12 Mei 2025.

Sementara jemaah kloter 3 yang diberangkatkan ke Tanah Suci pada Minggu (3/5-2025), saat ini sudah berada di Madinah. Jemaah akan berada di Madinah selama delapan hari untuk melaksanakan ibadah arbain di Masjid Nabawi, serta ziarah ke Makam Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat, dan tempat-tempat bersejarah lainnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.