Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kashmir Memanas, Pakistan Tutup Lebih dari 1.000 Sekolah Agama

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 15:00 WIB | Oleh:

"Kami memastikan mereka tidak berkeliaran setelah sekolah dan langsung pulang."

Petugas layanan darurat di Muzaffarabad, kota utama di Kashmir yang dikelola Pakistan, juga mulai melatih anak-anak sekolah apa yang harus dilakukan jika India menyerang. 

"Kami telah belajar cara merawat orang yang terluka, cara menggendong seseorang di atas tandu, dan cara memadamkan api," kata Ali Raza yang berusia 11 tahun.

Agresi Balas Dendam

Sejak serangan itu -- yang paling mematikan di Kashmir terhadap warga sipil dalam -- India dan Pakistan saling membalas serangan diplomatik, pengusiran, dan penutupan titik penyeberangan perbatasan.

Polisi India telah mengeluarkan poster pencarian untuk tiga orang yang diduga terlibat -- dua warga negara Pakistan dan seorang India -- yang mereka katakan merupakan anggota Lashkar-e-Taiba yang bermarkas di Pakistan, sebuah organisasi teroris yang ditetapkan PBB.

Mereka telah mengumumkan hadiah dua juta rupee ($23.500) untuk informasi yang mengarah pada penangkapan masing-masing pria dan melakukan penahanan besar-besaran untuk mencari siapa pun yang dicurigai memiliki hubungan dengan para penyerang.

Sebaiknya Anda baca juga:

New Delhi pada Rabu menutup wilayah udaranya untuk pesawat Pakistan, setelah Islamabad melarang pesawat India terbang melintasi wilayahnya.

India dan Pakistan telah bertempur memperebutkan wilayah Himalaya sejak berakhirnya kekuasaan Inggris secara berdarah pada tahun 1947.

Pemberontak di wilayah Kashmir yang dikuasai India telah melancarkan pemberontakan sejak tahun 1989, menginginkan kemerdekaan atau bergabung dengan Pakistan.

Serangan terburuk dalam beberapa tahun terakhir di Kashmir yang dikuasai India terjadi di Pulwama pada tahun 2019, ketika seseorang menabrakkan mobil berisi bahan peledak ke konvoi pasukan keamanan, menewaskan 40 orang dan melukai 35 orang.

Jet tempur India melakukan serangan udara di wilayah Pakistan 12 hari kemudian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.