Presiden Prabowo Akan Membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh untuk Mengapus “Outsourcing”
Kamis, 01 Mei 2025, 12:14 WIBJAKARTA â Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional, sebagai salah satu instrumen untuk mendukung penghapusan sistem outsourcing atau pekerja alih daya. Pengumuman itu disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (01/5).
"Sebagai hadiah untuk kaum buruh hari ini, saya akan segera membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional," kata Presiden Prabowo di hadapan ribuan buruh yang hadir.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional merupakan sebuah badan yang akan melibatkan tokoh-tokoh buruh dari seluruh Indonesia.
Dewan ini, lanjutnya, akan bertugas memberikan nasihat kepada Presiden terkait perbaikan undang-undang dan regulasi yang dinilai tidak berpihak kepada pekerja.
Selain itu, Presiden Prabowo juga menegaskan dukungannya terhadap usulan penghapusan sistem outsourcing yang selama ini menjadi sorotan para buruh.
Ia menyebut Dewan Kesejahteraan Buruh akan turut mempelajari secara mendalam mekanisme transisi menuju penghapusan sistem tersebut, dengan tetap mempertimbangkan iklim investasi.
"Kita ingin hapus outsourcing. Tapi saudara, kita juga harus realistis, harus menjaga kepentingan para investor juga. Kalau mereka tidak investasi, tidak ada pabrik, kalian tidak bekerja," ujar Presiden.
Langkah-langkah lain yang juga diumumkan termasuk pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PHK untuk mengantisipasi pemutusan hubungan kerja secara sepihak, serta percepatan pembahasan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dan RUU perlindungan pekerja laut serta sektor perikanan.
Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa negara tidak akan tinggal diam jika terjadi ketidakadilan terhadap para buruh.
"Bila perlu, negara akan turun tangan," tegasnya.
Pidato Presiden Prabowo ini disambut antusias oleh para pimpinan serikat buruh, termasuk Said Iqbal dan Jumhur Hidayat, yang turut hadir dalam peringatan May Day tersebut.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Inggris Kerahkan 2.000 Marinir untuk Melawan Russia di Arktik
-
Presiden Prabowo Subianto Umumkan Kebijakan Perlindungan Pekerja di May Day 2026.
-
Iran dan AS Sepakati Prinsip Awal Perundingan Nuklir
-
Harga Sembako Mulai Naik, Pemkab OKU Selatan Hadirkan Gerakan Pangan Murah Bantu Warga Sambut Ramadhan
-
Libur Panjang 2026, Vietjet Tambah 500 Penerbangan dan Siapkan 832.000 Kursi
-
Kemenkes Butuh Rp529,3 Miliar untuk Pulihkan Ribuan Fasilitas Kesehatan Terdampak Bencana di Sumatera
-
Pembangunan Infrastruktur Kopdes Merah Putih Digeber Biar Nggak Molor
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.