Di Hadapan Siswa SMA Taruna Nusantara, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Sampaikan Sejarah Pancasila sebagai Dasar Negara
Selasa, 29 Apr 2025, 23:23 WIBJAKARTA - Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa ada momen sejarah luar biasa yang ditoreh para pendiri bangsa Indonesia saat menyepakati Pancasila sebagai dasar negara, yakni kebersamaan dan saling berkorban untuk mencapai tujuan pembentukan negara Republik Indonesia.
Saat itu, pasca Indonesia merdeka terjadi perdebatan di antara para pendiri bangsa tentang apa yang menjadi ideologi dan dasar negara. Perdebatan tersebut memunculkan banyak gagasan. Seperti sekuler, Islam, dan lainnya.
âTapi, pada akhirnya para pendiri bangsa kita itu menyadari bahwa Indonesia terdiri dari beragam suku, agama, ras, bahasa yang harus ada pemersatu untuk menjalin perbedaan tersebut. Dalam perjalanannya ketemulah pada satu titik yakni Pancasila yang kemudian disepakati bersama sebagai ideologi dan dasar negara,â katanya.
Hal tersebut disampaikan Ahmad Muzani, saat menerima kunjungan dan berdialog dengan para pendidik dan ratusan siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, di Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/4).
Kuatnya Pancasila berperan sebagai pemersatu bangsa, dibuktikan dengan sampai saat ini walaupun Indonesia banyak masalah dan tantangan tapi tidak sampai terjadi konflik, hingga pecah serta bubar seperti yang terjadi di negara lain.
Ditambahkan Ahmad Muzani, luar biasannya para pendiri bangsa menjaga persatuan, juga tercermin dari kesepakatan bersama untuk mengambil bahasa Melayu yang kemudian berkembang menjadi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.
âMereka yang suku Jawa, Sunda dan lainnya tidak lantas memaksakan harus bahasa daerahnya yang dipakai sebagai bahasa nasional.Karena mereka paham dalam bangsa yang sangat beragam ini, diperlukan persatuan sebagai sebuah kekuatan. Rasa bersatu dalam keberagaman itulah yang kemudian memunculkan kebhinnekaan. Keteladanan seperti inilah yang harus diresapi, diambil dan ditiru oleh generasi muda bangsa,â tandasnya.
Sebelumnya, perwakilan siswa Aditya Nugraha menyampaikan terimakasih diterima dengan baik di Gedung MPR. Dikatakannya, kunjungan ini sangat penting untuk siswa dan siswi SMA Taruna Nusantara memperdalam pemahaman tentang MPR dan kenegaraan secara luas.
âKami memang sangat mengharapkan pemaparan atau pembekalan dari Ketua MPR kepada kami. Karena kami sangat yakin, pemaparan yang diberikan Ketua MPR akan menambah wawasan dan memberikan inspirasi kepada kami sebagai generasi penerus bangsa,â ujarnya.
Acara ini sendiri dihadiri juga oleh para anggota MPR RI Danang Wicaksana, M. Endipat Wijaya dan Moreno Soeprapto serta Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Brigjen TNI Muhammad Imam Gogor, Wakil Kepala Sekolah Bidang Administrasi Kolonel Laut Herry Aditama dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Pendidikan Bambang Edi Suparyanto.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Tiket Pesawat ke Jepang Makin Mahal, Maskapai Naikkan Tajam Fuel Surcharge
-
Selandia Baru Hajar Chile, Catat Kemenangan Bersejarah Jelang Piala Dunia
-
Ini Cara Dapatkan Diskon 20 Persen Tiket Kereta untuk Lansia
-
Cuaca Ekstrem, Beijing Keluarkan Peringatan Suhu Terpanas Tahun Ini
-
Mobilitas Libur Imlek Meningkat, Volume Kendaraan di MBZ Melonjak Hampir 27 Persen
-
SPHP Ditebar saat Harga Beras Naik, Solusi Sementara atau Andalan Abadi?
-
Ayo Lindungi Anak dari Paparan Polusi Udara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.