Angkutan Umum Makin Nyaman, Enam Moda Transportasi Diintegrasikan

Minggu, 21 Jun 2026, 13:52 WIB

JAKARTA – Guna membuat pelanggan angkutan umum semakin nyaman, ada enam moda transportasi yang disatukan. Gubernur Jakarta, Pramono Anung resmi mencanangkan Pedestrian Deck Dukuh Atas di kawasaAn Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (21/6). Fasilitas ini dirancang untuk memudahkan mobilitas masyarakat dengan mengintegrasikan moda transportasi massal.

"Tadi telah disampaikan oleh Dirut MRT bahwa ada empat moda akan terkoneksikan. Padahal kenyataannya bukan hanya empat, melainkan enam moda terkoneksikan," ujar Pramono.

Ket. Foto: moda transportasi — Sumber: ist

Pramono pun menyampaikan, pembangunan pedestrian deck ini tidak akan memindahkan patung Jenderal Sudirman. Patung Jenderal Sudirman tetap akan ditempatkan di lokasi yang sama sehingga akan menambah estetika kota.

"Yang paling penting setelah kami merenungkan berhari-hari, patung Jenderal Sudirman tetap akan di tempat ini, jadi tidak akan kita geser, supaya tidak menjadi polemik," ucap Pramono.

Pramono pun memproyeksikan tempat ini agar menghadirkan fasilitas layanan imigrasi, sehingga transportasi kereta bandara yang juga akan terintegrasi menjadi lebih hidup. Selain itu, area ini juga akan mengakomodasi produk UMKM lokal dengan konsep duty free.

Dalam acara ini, Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jepang melalui Ministry of Land Infrastructure Transport and Tourism (MLIT) dan Urban Renaissance yang menyusun awal kajian tentang pedestrian deck ini.

Dengan adanya pedestrian deck ini, enam moda transportasi akan terhubung sehingga mobilitas masyarakat akan semakin mudah dan nyaman. Selain itu, ia juga meyakini keberadaan pedestrian deck ini akan mengurangi kemacetan di kawasan sekitar.

Gubernur berharap, pembangunan fasilitas ini akan menjadikan sistem transportasi Jakarta lebih baik. Ia menyebut, sistem transportasi publik Jakarta saat ini telah menduduki peringkat nomor dua di ASEAN dan delapan di ASIA.

"Semoga pembangunan ini akan membuat Jakarta menjadi semakin baik transportasinya," katanya.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat menyampaikan, pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas ini sepenuhnya dibiayai oleh PT MRT dan tidak menggunakan APBD DKI Jakarta.

"Pendanaan dari pembangunan proyek ini sepenuhnya oleh MRT Jakarta," ujar dia.

Tuhiyat juga menjelaskan soal keberadaan patung Jenderal Sudirman di lokasi tersebut. Di dalam pedestrian deck yang akan dibangun, nantinya terdapat anjungan yang dapat dilintasi oleh masyarakat. Dari anjungan tersebut, masyarakat bisa melihat patung Sudirman lebih dekat.

BERITA TERKAIT

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.