Masjid dan Pondok Pesantren di Pamekasan Krisis Air Bersih

Rabu, 05 Agu 2026, 05:07 WIB

KEKERINGAN -- Distribusi bantuan air bersih yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mulai menyasar sejumlah pondok pesantren dan tempat-tempat ibadah di wilayah itu.

"Masjid yang menjadi sasaran bantuan air bersih kali ini adalah Masjid Nurul Yaqin Trokem, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, sedangkan pondok pesantren adalah Ponpes Nahdlatut Ta’miliyah, Desa Plakpak, Kecamatan Pengantenan," kata Kordinator Distribusi Bantuan Air Bersih PMI Pamekasan, Daniel Andika, Selasa.

Ket. Foto: Penyaluran bantuan air bersih oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan di Pondok Pesantren Nahdlatut Ta’miliyah, Desa Plakpak, Kecamatan Pengantenan, Selasa (4/8). — Sumber: ANTARA/HO-PMI Pamekasan

Pengiriman bantuan air menggunakan tiga armada mobil tangki berkapasitas 15 ribu liter sebanyak tiga kali pengiriman.

Menurut Daniel, sasaran pertama di Masjid Nurul Yaqin Trokem, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu Pamekasan dengan 33 kepala keluarga serta 156 jiwa.

Sedangkan yang kedua adalah Pondok Pesantren Putra- Putri Nahdlatut Ta’miliyah di Desa Plakpak, Kecamatan Pengantenan, Pamekasan dengan jumlah 2.200 jiwa.

"Sesuai rencana, bantuan air bersih oleh PMI Pamekasan akan berlangsung hingga September 2026 dan akan diperpanjang apabila masih diperlukan," katanya.

Sementara itu, selain melalui pendistribusian bantuan air bersih, upaya mengatasi kekeringan dan kekurangan air bersih juga dilakukan pemerintah melalui pengeboran sumber air melalui program 'Bhakti TNI 2026'.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, jumlah desa yang rawan kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau kali ini sebanyak 76 desa, tersebar di 11 kecamatan dari total 13 kecamatan yang ada di wilayah itu.

  • Krisis Air Bersih

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.