BPBD Cianjur: Ratusan Rumah Mulai Dibersihkan Pascabanjir
📅 Minggu, 27 Apr 2025, 17:53 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat sebanyak 230 rumah di empat kecamatan mulai dibersihkan pemiliknya dibantu petugas gabungan pascabanjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur Asep Kusmanawijaya, di Cianjur, Minggu (27/4), mengatakan banjir melanda empat kecamatan, yakni Kecamatan Sukaluyu, Karangtengah, Mande, dan Cianjur dengan total desa yang terdampak sekitar 15 desa, pada Sabtu (26/4) hingga Minggu pagi.
"Petugas gabungan terdiri atas TNI/Polri, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, Perumdam Cianjur, dan puluhan relawan dibagi ke sejumlah wilayah terdampak guna membantu warga membersihkan rumahnya dari lumpur sisa banjir," katanya.
Banjir dengan ketinggian beragam mulai dari 50 centimeter hingga satu meter di empat kecamatan mulai surut pada Minggu pagi, sehingga sekitar 112 kepala keluarga yang sempat mengungsi ke rumah saudaranya sudah kembali ke rumahnya masing-masing.
Terkait rumah rusak akibat banjir, menurut dia, saat ini masih dalam pendataan petugas, namun data sementara lebih dari 20 rumah rusak ringan, sedang, dan berat di empat kecamatan terutama yang terletak di sempadan sungai atau saluran air yang ambrol di Kecamatan Karangtengah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Permukiman warga di Kecamatan Karangtengah paling banyak terendam dan rusak akibat diterjang banjir, sehingga petugas sebagian besar diterjunkan di kecamatan tersebut," katanya.
Bahkan, pemerintah daerah mendirikan posko bersama dan dapur umur di sejumlah lokasi di Kecamatan Karangtengah guna membantu meringankan beban warga termasuk memberikan berbagai pelayanan kemanusiaan termasuk kesehatan.
Hingga Minggu siang, petugas gabungan masih membantu warga membersihkan rumahnya dan saluran air yang dipenuhi sampah guna menghindari terjadinya banjir susulan ketika hujan kembali turun dengan durasi lama.
"Petugas masih berusaha membantu warga membersihkan rumah dan lingkungannya, bahkan untuk mengangkut material yang terbawa banjir dikerahkan alat berat," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Warga Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Solihat (36) mengatakan banjir setinggi ini baru kali ini terjadi, biasanya hanya menggenangi jalan. Banjir saat ini mulai surut.
"Saat ini kami sedang membersihkan rumah dari lumpur sisa banjir," ujarnya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!