Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI Tak Lagi Main di Zona Nyaman, Ekspor Didorong Tembus BRICS hingga Pasifik

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI Tak Lagi Main di Zona Nyaman, Ekspor Didorong Tembus BRICS hingga Pasifik Doc: ANTARA/HO-PT Belawan New Container Terminal.
Ket. Suasana bongkar muat di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara.

JAKARTA - Ekspor adalah salah satu komponen utama PDB. Semakin banyak produk Indonesia menembus pasar global, semakin besar kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Perluasan pasar ekspor bukan hanya strategi dagang, melainkan juga strategi pembangunan nasional. Dengan pasar global yang terus berubah, penting bagi Indonesia untuk membuka akses ke pasar non-tradisional, seperti Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Latin — selain mempertahankan pasar utama seperti Tiongkok, Amerika Serikat (AS), dan Asean.

Pemerintah Indonesia tengah memperluas jangkauan pasar ekspor dengan membidik negara-negara anggota BRICS serta negara yang tergabung dalam Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership/CPTPP).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut langkah ini sebagai respons dari adanya kebijakan tarif resiprokal AS.

“Indonesia baru masuk menjadi BRICS dan ini juga menjadi akses pasar yang baru dan juga aksesi Indonesia di dalam CPTPP. Nah itu akan membuka pasar baru, baik itu UK, kemudian Meksiko, dan beberapa negara Latin Amerika lain,” kata Airlangga dalam konferensi pers Perkembangan Lanjutan Negosiasi Dagang Indonesia-Amerika Serikat secara daring di Jakarta, Jumat (25/4).

Ia menjelaskan bahwa perluasan pasar ini juga sejalan dengan upaya penyelesaian sejumlah perjanjian dagang strategis, salah satunya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia - Uni Eropa (IEU-CEPA).

“Kami sudah berkomunikasi dengan Komisioner IEU-CEPA dan mereka sekarang sangat terbuka serta ingin agar IEU-CEPA ini segera diselesaikan. Ini perubahan yang cukup mendasar,” imbuhnya.

Menko menegaskan bahwa perluasan pasar ke negara-negara BRICS, CPTPP, serta Uni Eropa merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk menghadapi tekanan tarif AS dan sekaligus memperkuat daya saing ekspor nasional di pasar global.

Adapun dalam lawatannya ke AS, Airlangga mengungkap bahwa Pemerintah Indonesia terus mendorong negosiasi perdagangan bilateral dengan Negeri Paman Sam.

Sebagai bagian dari perundingan, Pemerintah menawarkan proposal kerja sama yang memuat lima kepentingan nasional, yakni pemenuhan kebutuhan energi, akses pasar ekspor yang kompetitif, deregulasi usaha domestik, penguatan rantai pasok industri strategis dan mineral kritis, serta kerja sama iptek di sektor kesehatan, pertanian dan energi terbarukan.

Ia menyebut bahwa pendekatan Indonesia tersebut mendapat respons positif dari pejabat tinggi AS, termasuk dari Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), Kementerian Keuangan AS, dan Kementerian Perdagangan AS.

“Dialog dan pembahasan teknis detail (negosiasi) akan dilakukan dalam dua minggu ke depan,” ungkapnya.

Airlangga juga menyebut bahwa Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang memberikan respons aktif dalam proses negosiasi dengan AS.

Hal ini bisa memberikan keuntungan bagi Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.