Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jadi Tuan Rumah PON, NTB dan NTT Dijadwalkan Sampaikan Persiapan di Kemenpora Tanggal 5 Mei

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 10:17 WIB | Oleh:
Jadi Tuan Rumah PON, NTB dan NTT Dijadwalkan Sampaikan Persiapan di Kemenpora Tanggal  5 Mei Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (NTB), Tri Budi Prayitno.

MATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal direncanakan segera melakukan pemaparan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) bersama Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta.

"Masih sedang diagendakan, mudah-mudahan Pak Gubernur tanggal 5 Mei 2025 akan menyampaikan pemaparan di Kemenpora terkait persiapan PON 2028," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (NTB), Tri Budi Prayitno di Mataram, Rabu (23/4).

Menurut Yiyit sapaan akrab Kadispora NTB, persiapan NTB untuk menjadi tuan rumah PON 2028 bersama NTT sejauh ini terus berjalan. Namun demikian, dirinya tidak menampik, meski NTB dan NTT sudah ditetapkan sebagai tuan rumah, masih ada saja provinsi yang berkeinginan menggantikan NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON 2028.

"Boleh saja ada daerah lain yang meminta tapi kan NTB dan NTT sudah melalui proses mengajukan diri (bidding) dan proses ini sudah kita minta sejak 2022. Seyogyanya itu ada SOP-nya sehingga tidak bisa asal minta," kata Yiyit menerangkan.

Disinggung surat keputusan (SK) sebagai tuan rumah PON yang hingga kini belum juga ditandatangani oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Yiyit menegaskan bahwa SK masih berproses di Kemenpora. Oleh karena itu, kehadiran Gubernur NTB, di Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta sekaligus untuk memastikan SK tersebut.

"Untuk SK sedang berproses. Dan itu butuh ada presentasi dari kepala daerah bersama KONI NTB. Makanya kita minta kepada gubernur untuk berkenan pada tanggal 5 Mei untuk hadir di Kemenpora," ujarnya.

Lebih lanjut, Yiyit mengatakan dalam proses menjadi tuan rumah PON, Pemerintah Provinsi NTB bersama KONI NTB tetap berjuang dan berkomitmen agar tuan rumah PON ke-XXII 2028 tetap dilaksanakan di NTB. Terlebih lagi, NTB sudah mendapat 23 cabang olahraga yang dipertandingkan di NTB.

"Itu sudah dilakukan persiapkan. Memang ada arena pertandingan yang kita harus bangun, contoh atletik itu harus punya yang standar, sedangkan arena yang lain seperti panahan, menembak kita sudah ada karena itu area terbuka," ucap Yiyit.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak tetap memberikan dukungan agar NTB dapat menjadi tuan rumah PON. Mengingat untuk menjadi tuan rumah PON tidak gampang karena digelar empat tahun sekali dan banyak daerah yang berlomba-lomba ingin menjadi tuan rumah PON.

"Jadi kita harus optimis dan mari kita dukung karena ini empat tahun sekali. Kalau tidak jadi, kapan lagi kita akan menjadi tuan rumah PON," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.