Harry Kane Incar Gelar Bundesliga Perdana, Bayern Siap Juara Akhir Pekan Ini

Jumat, 25 Apr 2025, 11:00 WIB

MUNICH – Harry Kane hanya selangkah lagi dari gelar juara yang telah lama dia nantikan. Jika Bayern Munich menang atas Mainz dan Bayer Leverkusen gagal menaklukkan Augsburg, maka Kane dan Bayern akan resmi menjadi juara Bundesliga musim 2024/25.

Kane, 31 tahun, telah mencetak puluhan gol dan meraih berbagai penghargaan individu sepanjang karirnya, namun belum pernah mengangkat trofi bersama klub maupun tim nasional. Kini, peluang emas itu datang bersama Bayern Munich, klub yang dia bela sejak hengkang dari Tottenham Hotspur pada 2023.

Ket. Foto: Penyerang Bayern Munich Harry Kane. — Sumber: AFP

Bayern kini unggul delapan poin di puncak klasemen dengan empat laga tersisa. Kemenangan atas Mainz pada hari Sabtu (26/4) bisa langsung mengunci gelar jika Leverkusen terpeleset di kandang sendiri.

“Sepanjang karir saya, banyak orang hanya membicarakan bahwa saya belum pernah juara. Akan menyenangkan jika saya bisa membungkam mereka," ujar Kane pada Februari lalu.

Kane dikenal sebagai penyerang tajam namun ‘kutukan final’ kerap menghantui kariernya. Ia kalah di enam partai final sebelumnya—tiga bersama Tottenham, dua dengan timnas Inggris, dan satu bersama Bayern musim lalu di Piala Super Jerman.

Namun kehadirannya langsung memberi dampak besar. Selain mencetak gol secara konsisten, ia juga digadang-gadang sebagai sosok pemimpin sejati oleh manajemen Bayern.

"Tak ada yang lebih pantas meraih gelar selain Kane," puji Uli Hoeness, petinggi Bayern, kepada Sky Germany. "Ia petarung sejati, pekerja keras, mencetak banyak gol, dan selalu bermain untuk tim. Ia benar-benar seorang pemain Bayern."

Jika sukses, Kane akan mengikuti jejak Kevin Keegan dan Owen Hargreaves sebagai pemain asal Inggris yang pernah menjuarai Bundesliga.

Sementara itu, perebutan tiket Liga Champions juga memanas. Eintracht Frankfurt akan menjamu RB Leipzig dalam duel penentuan posisi empat besar.

Frankfurt yang kini duduk di posisi ketiga unggul tiga poin atas Leipzig. Kekalahan bisa membuat Leipzig merosot hingga posisi keenam, apalagi Borussia Dortmund juga terus mengintai setelah meraih 10 poin dari empat laga terakhir.

Leipzig hanya sekali absen dari Liga Champions sejak promosi ke Bundesliga pada tahun 2016. Dengan kehadiran Jurgen Klopp sebagai pengarah proyek baru Red Bull, kegagalan lolos ke UCL akan menjadi kemunduran besar.

Penyerang senior Leipzig, Yussuf Poulsen, menegaskan klub siap bertransformasi bersama Klopp. "Dia sudah beberapa kali datang dan langsung membawa pengaruh. Pengalamannya luar biasa," ujar Poulsen.

Pemain asal Denmark itu sudah bersama Leipzig sejak masih di divisi ketiga Jerman pada 2013. Ia menjadi bagian dari transformasi klub menuju Bundesliga, dua gelar Piala Jerman, dan satu semifinal Liga Champions. “Tak ada lagi ruang di langit bagi kami untuk terus berkembang ke atas, sekarang saatnya rutin meraih gelar,” tegasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.