61 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem yang Mellanda Deliserdang
Kamis, 06 Agu 2026, 22:27 WIBMedan - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara (Sumut) mencatat 61 rumah rusak akibat bencana cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Deliserdang.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumut Sri Wahyuni mengatakan cuaca ekstrem yang diakibatkan hujan deras serta angin kencang terjadi pada Rabu (5/7).
"Berdasarkan laporan yang diterima cuaca ekstrem melanda tujuh kecamatan," ujar dia di Medan, Kamis.
Pusdalops mendata enam kecamatan dilanda cuaca ekstrem, yakni Pagar Merbau, Beringin, Lubuk Pakam, Panai Labu, Biru-Biru, Percut Sei Tuan, dan Gunung Meriah.
Kecamatan Pagar Merbau daerah yang paling terdampak dengan 19 rumah mengalami kerusakan, disusul Kecamatan Percut Sei Tuan 16 rumah dan Kecamatan Pantai Labu 12 rumah.
Rumah yang rusak di Kecamatan Beringin tercatat 11 unit, Kecamatan Lubuk Pakam, Kecamatan Biru-Biru dan Kecamatan Gunung Meriah, masing-masing tercatat satu rumah.
Akibat peristiwa naas tersebut, sedikitnya 42 rumah mengalami rusak ringan, 11 rusak ringan, dan lima rusak berat.
"Jumlah korban luka maupun korban jiwa nihil. Sedangkan pengungsi tercatat lima jiwa," kata dia.
Sri Wahyuni mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.
Ia mengatakan pemerintah kota setempat melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan guna melakukan peninjauan lokasi terdampak.
Selain itu, BPBD Sumut melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.
"Kondisi terkini dalam penanganan pemerintah setempat," ujarnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Karhutla Indonesia Dapat Respons Negara Tetangga Lewat ASEAN, Kedaulatan RI Tetap Dihormati
-
Ciptakan Nilai Bermakna dan Berkelanjutan bagi Nasabah, CIMB Niaga Dorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas
-
Cegah Karhutla Makin Meluas, Tahura Dishut Kalsel Bentuk 18 Masyarakat Peduli Api
-
Yura Yunita Bikin Penonton Tegang! Terbang sebagai Mahadewi, Ternyata Naik Motor di Balik Panggung
-
Ternyata Ini Penyebabnya Kenapa BMKG Belum Bisa Laksanakan Operasi Modifikasi Cuaca Meski Karhutla Meluas
-
Pos Lantas Dilempar Molotov, Polda Jatim Pastikan Surabaya Tetap Kondusif
-
Lebih dari 100 Orang Tewas Tertimbun Tambang Emas yang Longsor di Afrika Tengah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.