Luka Jovic Antar AC Milan ke Final Coppa Italia Usai Bungkam Inter 3-0 di Derby della Madonnina
📅 Kamis, 24 Apr 2025, 08:05 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MILAN – AC Milan memastikan tempat di final Coppa Italia 2024/2025 usai menumbangkan rival sekota Inter Milan dengan skor telak 3-0 dalam leg kedua semifinal di San Siro, Kamis (24/4) dini hari WIB. Dua gol Luka Jovic dan satu tambahan dari Tijjani Reijnders memastikan agregat 4-1 untuk Rossoneri.
Kemenangan ini menjadi pelipur lara bagi Milan yang tengah menjalani musim mengecewakan di Serie A. Mereka kini berpeluang menutup musim dengan trofi, sekaligus menambah derita Inter yang sebelumnya membidik treble domestik dan Eropa.
“Jovic telah bekerja sangat keras, terutama dalam tiga atau empat pekan terakhir. Dia juga kehilangan sedikit berat badan dan itu membantu,” ujar pelatih Milan Sergio Conceicao kepada Mediaset.
“Dia memberi kami kualitas yang kami butuhkan untuk pertandingan ini. Setiap striker punya karakteristiknya sendiri dan Jovic membuat bek lawan kesulitan.”
Milan mencatat rekor tak terkalahkan dalam lima pertemuan derby musim ini, termasuk kemenangan di final Piala Super Italia pada Januari lalu. Kekalahan ini sekaligus menggagalkan ambisi Inter untuk mengulangi treble bersejarah yang pernah mereka raih pada 2010 di era Jose Mourinho.
Sebaiknya Anda baca juga:
Conceicao pun mengingatkan anak asuhnya untuk tetap fokus jelang final Coppa Italia bulan depan yang kemungkinan besar akan mempertemukan Milan dengan Bologna, yang memimpin agregat 3-0 atas Empoli.
“Kami senang berada di final, tapi ini belum selesai,” tambahnya. “Kami bukan tiba-tiba jadi tim yang hebat hanya karena menang hari ini, seperti halnya kami tidak sepenuhnya buruk sebelumnya.”
Jovic, yang jarang menjadi starter musim ini, membuka keunggulan Milan pada menit ke-38 lewat sundulan tajam memanfaatkan umpan silang Alex Jimenez—peluang pertama Milan di laga ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, Inter punya peluang emas saat Federico Dimarco menghantam mistar dan Lautaro Martinez menyia-nyiakan peluang terbuka. Namun setelah gol pertama Milan, Inter justru kian tertekan.
Tiga menit setelah jeda, Jovic kembali mencetak gol usai memanfaatkan kemelut di kotak penalti yang diawali dari sepak pojok. Gol ini membuat pelatih Simone Inzaghi langsung melakukan empat pergantian sekaligus—yang semuanya gagal mengubah jalannya pertandingan.
Sebaliknya, Milan menutup malam sempurna dengan gol ketiga lima menit sebelum bubaran. Reijnders mencetak gol lewat tembakan first-time setelah menerima assist dari Rafael Leao.
Kekalahan dari rival sekota ini jadi pukulan berat bagi Inter yang sejatinya masih berada di jalur juara Serie A dan lolos ke semifinal Liga Champions untuk menghadapi Barcelona.
Namun, dengan persaingan ketat di liga—di mana mereka kini sejajar poin dengan Napoli—dan jadwal padat menghadapi Roma serta dua leg lawan Barca, musim yang sebelumnya menjanjikan bisa saja berakhir tanpa trofi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!