Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Bidik Sumsel Jadi Raksasa Pertanian Baru Indonesia, Ini Besaran Potensi Lahannya

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 17:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo Bidik Sumsel Jadi Raksasa Pertanian Baru Indonesia, Ini Besaran Potensi Lahannya Doc: ANTARA/ Ahmad Rafli Baiduri
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto saat diwawancarai di Banyuasin, Sumsel.

BANYUASIN – Sumatera Selatan (Sumsel) memiliki potensi besar dalam sektor persawahan dan produksi padi, menjadikannya salah satu lumbung pangan nasional yang strategis. Dengan potensi lahan yang luas dan program optimasi yang berjalan, Sumatera Selatan berpeluang besar untuk meningkatkan produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Namun, perhatian terhadap tantangan iklim dan infrastruktur pendukung tetap diperlukan untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian di wilayah ini. Fenomena El Niño pada 2023 menyebabkan penurunan luas panen padi, menunjukkan kerentanan sektor pertanian terhadap perubahan iklim

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyebutkan potensi lahan sawah di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) mencapai satu juta hektare. "Sebenarnya, potensi lahan di Sumsel itu nantinya mencapai satu juta hektare dan sebagian besarnya itu rawa," kata Presiden Prabowo dalam sambutan meluncurkan program Gerakan Indonesia Menanam (Gerani) di Banyuasin, Sumsel, Rabu (23/4).

Ia mengatakan dirinya diundang oleh Menteri Pertanian dan Menko Bidang Pangan menuju kegiatan penanaman padi dengan teknik modern di Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, Sumsel.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penebaran benih padi menggunakan drone. Dengan teknik penebaran benih menggunakan drone itu dapat mempercepat penanaman padi, karena menjangkau 25 hektare dalam satu hari, sedangkan penebaran benih padi dengan metode konvensional itu membutuhkan 25 hari untuk satu hektare lahan.

Menurutnya, produksi padi di Sumsel diperkirakan naik hingga 25 persen dari tahun 2024 dengan mencapai 2,9 juta ton gabah kering panen (GKP).

"Tadi dilaporkan produksi padi di Sumsel itu akan naik sekitar 25 persen," ujarnya.

Selain itu, Prabowo mengatakan produksi padi di Indonesia sangat luar biasa dalam tiga bulan awal tahun 2025. Namun saat ini permasalahannya, yaitu butuh kapasitas gudang yang memadai karena produksi yang sangat melimpah.

Oleh sebab itu, dirinya meminta jajaran BUMN, TNI, dan Polri untuk membangun gudang-gudang sementara untuk menampung hasil produksi dari petani.

"Saya juga siapkan dana khusus untuk bangun gudang-gudang sementara menggunakan tanah milik Pemda, TNI, pokoknya hasil para petani kita bisa disimpan dan diamankan untuk digunakan oleh bangsa dengan sebaik-baiknya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Jakarta Model Percontohan Pelayanan Terpadu

59 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.