Investor Masih Khawatir Konflik AS-Tiongkok dan Trump vs Powell, Simak Proyeksi Rupiah Tengah Pekan Ini
Rabu, 23 Apr 2025, 08:30 WIBJAKARTA - Rupiah diperkirakan masih tertekan dalam perdagangan tengah pekan ini. Pelemahan lanjutan nilai tukar rupiah tersebut dipengaruhi kombinasi sentimen gloÂbal dan domestik.Â
Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuabi melihat sentimen terhadap ruÂpiah masih sama dengan sebelumnya, prospek penurunan kinerja perdagangan Indonesia akibat dampak kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) dan perseteruan antara Presiden Donald Trump dengan bank sentral setempat (The Fed).
Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terÂhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antaÂrabank, Rabu (23/4), bergerak fluktuatif dan ditutup meleÂmah di kisaran 16.840 - 16.900 rupiah per dollar AS.
Seperti diketahui, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan, Selasa (22/4), di Jakarta melemah 53 poin atau 0,32 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.860 ruÂpiah per dollar AS.
Ibrahim menganggap pelemahan kurs rupiah dipeÂngaruhi peningkatan ketegangan perdagangan antara AS dengan Tiongkok.
âTiongkok mengeluarkan peringatan keras kepada neÂgara-negara yang mempertimbangkan perjanjian perdaÂgangan dengan AS yang dapat merugikan kepentingan Tiongkok,â ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Kementerian Perdagangan Tiongkok disebut menyaÂtakan AS menggunakan tarif dan sanksi moneter untuk memaksa negara-negara membatasi perdagangan mereÂka dengan Negeri Tirai Bambu. Tiongkok menilai tekanan dari AS tersebut merugikan kepentingannya, sehingga akan mendorong tindakan balasan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Dongkrak Transaksi Aset Kripto di Tengah Demam Bola, Pintu Gelar Kompetisi Trading
-
Pembangunan Sekolah Rusak di Jakarta Mulai September 2026
-
PP. PBVSI Targetkan Tim U-18 Indonesia Tembus Babak 4 Besar AVC Boys' Asia U18 Volleyball Championship 2026
-
Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
-
Tradisi Jamasan Gangsa Wayang Orang Sriwedari
-
Harga BBM Nonsubsidi Dinilai Sudah Layak Turun, Bisa Ringankan Beban Kelas Menengah dan Dongkrak Daya Beli
-
Warga Diteror Ribuan Kutu Beras, Bulog Karawang Tindaklanjuti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.