Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laksana Tri Handoko Ungkap BRIN akan Kembangkan Teknologi AI untuk Pertahanan Nasional

📅 Senin, 21 Apr 2025, 14:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Laksana Tri Handoko Ungkap BRIN akan Kembangkan Teknologi AI untuk Pertahanan Nasional Doc: NTARA/Sean Filo Muhamad
Ket. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko (kiri) bersama Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto  A

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan teknologi kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI) untuk mendorong industri strategis pertahanan nasional.

Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, dalam kegiatan temu bisnis industri strategis pertahanan berbasis riset dan inovasi di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) B.J. Habibie, Tangerang Selatan, Banten, Senin (21/40, menekankan pentingnya pemanfaatan AI dalam mendukung sektor pertahanan nasional.

"Kami mengembangkan (teknologi) yang lebih murah untuk bisa di-improve kinerjanya melalui pemakaian teknologi AI. Misalnya untuk telekomunikasi, pemetaan, pemotretan, (dan) banyak sekali yang bisa kita lakukan dengan AI," kata Handoko.

Handoko menjelaskan pihaknya saat ini tengah mengembangkan berbagai teknologi AI untuk beragam kebutuhan, termasuk sistem pemetaan dan pengawasan, serta teknologi penerbangan nirawak (drone) dari berbagai ukuran.

Ia juga menyebutkan bahwa sektor telekomunikasi kini banyak mengandalkan AI, termasuk dalam aspek keamanan.

"Penerbangan itu yang untuk pesawat nirawak atau drone dengan berbagai ukuran dari yang kecil sampai dengan yang besar, kemudian telekomunikasi," jelas dia.

Tak hanya AI, Handoko menyebutkan BRIN juga fokus mengembangkan teknologi material baru seperti komposit untuk mendukung kinerja drone, dengan material komposit yang lebih ringan. Sehingga, daya angkut bisa ditingkatkan tanpa mengorbankan kekuatan struktur.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto menyatakan dukungan penuh terhadap upaya BRIN yang mempertemukan peneliti, industri, dan pengguna dalam satu wadah kolaborasi.

Lebih lanjut, Wamenhan menyoroti pentingnya teknologi AI dan elektronika sebagai dua bidang utama yang dibutuhkan industri pertahanan saat ini.

"Kalau dari kami, industri pertahanan saat ini yang sangat dibutuhkan terkait dengan artificial intelligence itu sangat kita butuhkan, karena kemajuan saat ini di dunia internasional sangat cepat sekali. Kemudian, bidang pendukung itu juga elektronika sangat dibutuhkan sekali," ungkap dia.

Oleh karena itu, Wamenhan Donny mengharapkan riset dan industri pertahanan di Indonesia bisa memperbanyak penelitian di bidang AI dan elektronika. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.