Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Danrem 011/Lilawangsa Menyatakan Pemugaran Makam Pahlawan Nasional Cut Meutia Sudah 80 Persen

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 19:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Danrem 011/Lilawangsa Menyatakan Pemugaran Makam Pahlawan Nasional Cut Meutia Sudah 80 Persen Doc: ANTARA
Ket. Danrem Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran usai meninjau pembangunan makam Pahlawan Nasional Cut Meutia, di Kawasan Hutan Lindung Gunung Lipeh, Ujong Krueng Kereuto, Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (20/4/2025).

BANDA ACEH – Danrem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe, Aceh, Kolonel Inf Ali Imran menyatakan pemugaran makam Pahlawan Nasional asal Aceh Cut Meutia hampir rampung atau sudah mencapai 80 persen, sehingga ditargetkan selesai pada Juli 2025.

"Sampai saat ini, pemugaran makam Cut Meutia dan makam Tengku Seupot Mata (didekatnya) sudah hampir 80 persen dikerjakan," kata Kolonel Inf Ali Imran, di Aceh Utara, Minggu(20/4).

Pernyataan itu disampaikan Kolonel Inf Ali Imran usai meninjau pembangunan makam pahlawan nasional Cut Meutia, di Kawasan Hutan Lindung Gunung Lipeh, Ujong Krueng Kereuto, Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara.

Kolonel Inf Ali Imran menyampaikan sampai saat ini pembangunan makam Cut Meutia dan makam Tengku Seupot Mata sudah hampir 80 persen dikerjakan oleh prajurit TNI.

Makam ini, kata dia, dibangun kembali dengan material dari Bandung, sama persis yang digunakan pada makam Cut Nyak Dhien. Pembangunan berlangsung lama karena terkendala akses jalan menuju lokasi.

“Memang kendala medan agak sulit dari titik ujung jembatan untuk sampai ke makam," ujarnya.

Namun, agar materialnya tidak rusak, mereka harus menggunakan alat berat, sehingga semua materialnya bisa dibawa dan cepat terpasang. Ini, khusus fisik bangunan makam.

"Sedangkan untuk fasilitas lainnya di komplek makam tersebut seperti pembangunan plaza, galeri, mushala dan toilet masih 30 persen,” katanya.

Danrem menargetkan khusus pembangunan dua makam itu dapat diselesaikan pada Juli 2025. Sementara untuk fasilitas lain di kompleks makam masih membutuhkan waktu.

"Medannya agak sulit, terlebih saat ini cuaca musim hujan, menyebabkan akses jalan baru tidak bisa dilalui kendaraan normal untuk membawa material," ujarnya.

Pekerjaan pembangunan makam ini dilaksanakan sejak Oktober 2024. Tapi prosesnya terkendala medan, di mana prajurit harus melalui sungai sepanjang 2,5 kilometer untuk mengangkut material berupa besi, marmer keramik dan genteng. Butuh tenaga dan kehati-hatian.

Danrem berharap kepada Pemerintah Aceh dan Aceh Utara dapat membangun akses jalan menuju makam pahlawan nasional asal Aceh tersebut. Mulai dari aspal secara permanen dari titik jembatan gantung di sana.

Selain pembangunan makam dan akses jalan, fasilitas lainnya juga masih banyak yang harus dibangun. Saat ini, baru ada dibantu oleh pegadaian pusat dan PLN pusat.

"Ke depan, jika akses jalan memadai, maka pembangunan makam dan lainnya bisa cepat diselesaikan, selain memudahkan masyarakat untuk berziarah, situs sejarah makam Cut Meutia ini juga terus terawat,” demikian Kolonel Inf Ali Imran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.