Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Bank Jateng Lebih Proaktif Dongkrak PAD dan Permudah Kredit UMKM
📅 Jumat, 18 Apr 2025, 13:32 WIB | Oleh: Henri pelupessy
Doc: koran jakarta/henri pelupessy
SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi meminta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) untuk meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal ini disampaikannya usai memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Bank Jateng di Kantor Pusat, Jalan Pemuda, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (17/4).
Dalam rapat yang dihadiri seluruh pemegang saham dan jajaran direksi, Gubernur Luthfi menekankan pentingnya perbaikan dan penguatan kinerja Bank Jateng agar dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah.
“Bank Jateng ke depan harus lebih sehat dan berperan besar dalam mendongkrak PAD Jawa Tengah. Kinerja yang optimal adalah fondasi untuk mewujudkan itu,” ujar dia.
Ia juga menekankan agar Bank Jateng tak hanya fokus pada sisi bisnis, tetapi juga semakin memperkuat peran sosial-ekonominya, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebaiknya Anda baca juga:
Luthfi meminta agar proses penyaluran kredit untuk UMKM dibuat lebih mudah dan cepat.
“UMKM kita tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri tanpa dukungan. Bank Jateng harus hadir memberikan kemudahan akses permodalan tanpa proses yang berbelit. Ini sudah saya tekankan kepada direksi dan jajaran,” jelasnya.
Menurutnya, keberpihakan kepada sektor usaha mikro sangat penting untuk menciptakan pemerataan ekonomi dan membuka peluang usaha yang lebih luas di masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apalagi, sektor UMKM terbukti menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Bank Jateng yang terus menunjukkan tren positif.
Laporan kinerja terbaru menunjukkan bahwa Bank Jateng berhasil mencatat pertumbuhan yang signifikan, bahkan menempati posisi terbaik dari 27 BPD di Indonesia pada akhir 2024.
Tak hanya dari sisi aset dan layanan, kontribusi Bank Jateng dalam bentuk dividen untuk pemegang saham juga mengalami peningkatan konsisten setiap tahunnya.
“Kita ingin capaian ini tidak berhenti sampai di sini. Justru harus jadi titik loncatan untuk mendorong Bank Jateng lebih aktif menjangkau sektor-sektor strategis, terutama yang langsung menyentuh masyarakat,” tambahnya.
Dengan arahan baru dari Gubernur, diharapkan Bank Jateng dapat menjalankan fungsinya tidak hanya sebagai institusi keuangan daerah, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam pembangunan ekonomi inklusif di Jawa Tengah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!