Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Art Jakarta Gardens 2025 Digelar Mulai 22 April Tampilkan Karya 25 Galeri Seni di Indonesia

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 13:22 WIB | Oleh:
Art Jakarta Gardens 2025 Digelar Mulai 22 April Tampilkan Karya 25 Galeri Seni di Indonesia Doc: Koran Jakarta/Rivaldi Dani Rahmadi

JAKARTA - Art Jakarta Gardens kembali digelar di Hutan Kota by Plataran mulai 22-27 April 2025. Memasuki edisi keempat, pameran seni luar ruang ini akan menampilkan 25 galeri dari berbagai kota di Indonesia.

Berkonsep pameran seni di ruang terbuka, Art Jakarta Gardens diselenggarakan pertama kali pada 2022 sebagai respons terhadap situasi pandemi Covid-19. Kini, Art Jakarta Gardens berkembang menjadi ajang tahunan yang ditunggu oleh pecinta seni Tanah Air.

Di tengah meningkatnya minat masyarakat urban terhadap pengalaman budaya yang berkualitas, pameran ini juga mencerminkan dinamika sosial ekonomi kota melalui perspektif seni kontemporer.

“Art Jakarta Gardens awalnya merupakan inisiatif sederhana, sebagai alternatif penyelenggaraan pameran seni rupa untuk menyiasati keadaan saat pandemi. Ternyata, tanggapan rekan-rekan galeri, seniman, dan juga masyarakat umum sangat baik,” kata Artistic Director Art Jakarta Gardens, Enin Supriyanto dalam Media Gathering Art Jakarta Gardens, Selasa (15/4).

“Saat ini, Art Jakarta Gardens sudah masuk tahun keempat, sejak pertama kalinya diadakan tahun 2022. Dengan bentuk dan isi yang sekarang, memadukan pameran seni rupa, area taman, dan tambahan berbagai pertunjukan terutama musik dan seni performans Art Jakarta Gardens sudah menjadi pelantar atau platform kegiatan seni rupa dengan karakternya yang khas. Dan, kami cukup yakin, di masa mendatang ajang ini masih bisa makin berkembang, bersamaan dengan menguatnya dukungan dan perhatian galeri, seniman, kolektor, bermacam perusahaan dan jenama yang jadi mitra, juga pengunjung umum,” tambahnya.

Fair Director Art Jakarta Gardens, Tom Tandio mengaku sangat senang event ini kembali digelar. Ia mengatakan, Art Jakarta Gardens tidak sekadar hadir tapi juga memaksimalkan potensinya sebagai ekshibisi yang semakin mapan dalam seni rupa Indonesia.

“Eksibitor kami bertambah dari tahun lalu, dari 22 hingga 25, dengan karya-karya yang disajikan dengan penataan tenda dan booth yang cermat untuk memanfaatkan ruang terbuka di Hutan Kota. Begitu juga dalam program publik, Art Jakarta Gardens tahun ini semakin matang sebagai platform seni yang dilengkapi dengan seni pertunjukan sekaligus seni performans. Dengan demikian, Art Jakarta Gardens berharap dapat ikut berkontribusi dalam peningkatan apresiasi masyarakat umum terhadap seni,” ucapnya.

The Sculpture Garden, sorotan utama art fair ini, akan memamerkan karya-karya dengan beragam eksplorasi bentuk, bahan, dan pendekatan tematik dalam seni patung hari ini, di antaranya “Sit on the Bench” karya King Saladeen (MoT), “Emotional Safeguard” karya Agugn dan Sekar Puti (Srisasanti Gallery), “Ayam Jantan (Rooster)” karya Yunizar (Gajah Gallery), “Keep Rolling!” karya Iwan Suastika (D Gallerie), “Muscle, Mud, and Blood #1” by Dzikra A.N., dan “Terbanglah Bunda” karya Yani Mariani (Kendys Sankhara).

Menghimpun dukungan kuat secara lintas sektor, Art Jakarta Gardens dengan bangga menyajikan kolaborasi istimewa antara para Mitra yang terhormat dan seniman-seniman berbakat dalam Special Presentations tahun ini.

Salah satunya kolaborasi Bibit bersama seniman Abenk Alter. Menghadirkan seniman terkemuka Abenk Alter, Bibit mengundang audiens untuk memproyeksikan visi akan masa depan, berbagi harapan dan impian yang akan memandu kita dalam menjawab tantangan zaman. Dalam instalasi interaktif “Flower for the Future”, Abenk Alter menjelajahi tema-tema energi bersama, keterhubungan manusia, dan kekuatan niat bersama.

Art Jakarta Gardens juga dilengkapi sajian musik yang akan menampilkan para musisi kawakan, di antaranya FLOAT, Sal Priadi, Reda Gaudiamo, dan R E M (Rien Djamain, Ermy Kulit, dan Margie Segers). Kemudian juga ada panggung karya performans menampilkan Prehistoric Body Theater, lewat “A Song for Sangiran 17”, yang menjelajahi keterhubungan antara warisan peninggalan purba dan praktik ketubuhan kontemporer.

Seiring adaptasi dunia seni rupa terhadap perubahan yang serba cepat, Art Jakarta Gardens menegaskan komitmennya akan akses interaksi yang bermakna,

memperlihatkan bagaimana seni dapat mencerminkan zaman sekaligus bertahan sepanjang masa. Melalui setiap edisinya, Art Jakarta Gardens memperkuat peran tidak hanya sebagai pameran seni rupa tetapi juga sebagai platform untuk dialog, daya ungkap, dan daya hidup dalam kebudayaan Indonesia dan sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.