Keren, Produk UMKM Catat Transaksi 13,86 Juta Dollar AS Pada Business Matching Januari-Maret
Selasa, 15 Apr 2025, 16:18 WIBJAKARTA â Fasilitasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada kegiatan penjajakan bisnis (business matching) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berhasil mencatatkan nilai transaksi sebesar 13,86 juta dollar AS untuk periode JanuariâMaret 2025. Nilai transaksi ini terdiri atas pemesanan pembelian (purchase order/PO) senilai 3,91 juta dollar AS dan potensi transaksi 9,95 juta dollar AS.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi capaian tersebut. Mendag Busan juga menegaskan produk-produk UMKM dari Indonesia diminati pasar global. âPada periode JanuariâMaret 2025, business matching yang telah dilaksanakan mencatatkan hasil yang baik dengan nilai transaksi mencapai 13,86 juta dollar AS. Nilai ini terdiri atas pemesanan pembelian sebesar 3,91 juta dollar AS dan potensi transaksi sebesar 9,95 juta dollar AS. Hal ini menunjukkan bahwa produk-produk UMKM dari Indonesia diminati pasar global,â kata Mendag Busan.
Sepanjang JanuariâMaret 2025, telah dilaksanakan 219 kegiatan business matching. Kegiatan ini terdiri atas 145 pertemuan pelaku UMKM dengan para perwakilan perdagangan RI di luar negeri (pitching) dan 74 pertemuan dengan pembeli (buyer) mancanegara.
Menurut Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi, keberhasilan yang dicapai merupakan kontribusi banyak pihak, terutama para pembina UMKM. âPembina UMKM telah berperan aktif dalam membimbing serta merekomendasikan pelaku usaha binaan mereka. Kolaborasi yang solid ini menjadi faktor utama dalam meraih hasil yang maksimal,â kata Puntodewi.
Puntodewi menambahkan, Kemendag akan terus memperkuat sinergi kegiatan ekspor. Dalam hal ini, Kemendag akan memperkuat kerja sama dengan para pembina UMKM, kementerian, dan lembaga untuk mengoptimalkan hasil capaian business matching. Business matching sendiri menjadi upaya memperluas akses pasar pelaku UMKM melalui program Kemendag, yaitu UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor.
âBusiness matching akan terus berlanjut pada triwulan II 2025 dengan mempertahankan intensitas pelaksanaan serta melibatkan lebih banyak UMKM. Kami juga terus berkoordinasi dengan pembina UMKM dalam mengkurasi pelaku UMKM yang sesuai dengan permintaan buyer,â ujar Puntodewi.
Terus Meningkat
Puntodewi optimistis potensi transaksi yang dihasilkan dari business matching akan terus meningkat seiring dukungan penuh dari para perwakilan perdagangan RI di luar negeri untuk promosi ke mancanegara. Puntodewi memastikan koitmen Kemendag untuk terus mengawal setiap potensi transaksi hingga terkonversi menjadi realisasi transaksi.
âDi tengah tantangan dan ketidakpastian perekonomian global, Kemendag akan terus berupaya menciptakan peluang transaksi dagang untuk mendorong kinerja ekspor Indonesia. Kami berusaha untuk meningkatkan ekspor melalui berbagai strategi, termasuk membuka pasar baru dan perluasan pemanfaatan perjanjian dagang,â kata Puntodewi.
Kemendag menjalankan promosi produk Indonesia ke luar negeri melalui perwakilan perdagangan RI di luar negeri. Para perwakilan perdagangan, yang terdiri atas Atase Perdagangan, Konsul Perdagangan, dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), memegang peran strategis dalam memfasilitasi pertemuan antara pelaku UMKM dan buyer di luar negeri.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Sarapan Terbaik Jika Anda Ingin Menurunkan Kolesterol LDL
-
Mulai 8 Juni Wajib Punya NIB! Mendag: Pedagang Online Tanpa Legalitas Bakal Ditolak Platform
-
Pasar Latin Nggak Bisa Diabaikan Lagi: Cili Buktiin Dagang RI Naik 12% Pasca CEPA
-
Hindari Kawasan GBK, Ada Konser Exo, Lalu Lintas Dialihkan
-
Ketua DPRD Bogor Ajak Teladani Pangdam Siliwangi Kosasih, Dari Marbot Masjid Kini Jadi Jenderal.
-
Rupiah Tertekan dan Suku Bunga Tinggi, Defisit APBN 2026 Jadi Penopang Kepercayaan Pasar
-
Menkeu Pastikan Sinergi Fiskal dan Moneter Diperkuat Demi Jaga Stabilitas Rupiah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.