- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ebola di Kongo Makin Mengk...
Ebola di Kongo Makin Mengkhawatirkan, Kasus Tembus 7.000 dan 3.400 Orang Tewas
Sabtu, 12 Sep 2026, 14:14 WIBKINSHASA - Laporan situasi terbaru pemerintah Republik Demokratik (RD) Kongo yang dirilis Jumat (11/9) menyebutkan bahwa jumlah kasus terkonfirmasi Ebola di negara itu telah menembus 7.000, dengan hampir 3.400 kematian.
Hingga 10 September, otoritas kesehatan telah mencatat 7.022 kasus terkonfirmasi dan 3.398 kematian, sehingga tingkat kematian kasus mencapai 48,4 persen. Sementara itu, sebanyak 1.671 pasien telah dinyatakan pulih.
Wabah tersebut kini telah berdampak pada 62 zona kesehatan di tujuh provinsi. Sud-Ubangi menjadi provinsi paling baru yang terdampak setelah satu kasus terkonfirmasi di wilayah itu, ungkap otoritas setempat pada Kamis (10/9).
Pasien tersebut, seorang pria berusia 23 tahun dengan riwayat perjalanan dari Provinsi Kivu Selatan, dilaporkan telah meninggal dunia.
Sud-Ubangi tidak berbatasan dengan satu pun dari enam provinsi yang sebelumnya telah melaporkan kasus terkonfirmasi Ebola, yaitu Ituri, Kivu Utara, Kivu Selatan, Haut-Uele, Tshopo, dan Bas-Uele.
Wabah saat ini, yang dinyatakan pada Mei lalu, menjadi epidemi Ebola terbesar dan paling mematikan dalam sejarah RD Kongo sekaligus wabah terbesar kedua di dunia, setelah epidemi 2014-2016 di Afrika Barat.
- Kongo
- Ebola
- Mengkhawatirkan
- wabah ebola
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Cirebon Kebanjiran Wisatawan, Sebanyak 2,67 Juta Pelancong Datang
-
Presiden Prabowo Sampaikan Pengantar RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di DPR
-
Bengawan Jero Jadi Tumpuan, Distribusi Air Pertanian Diperketat
-
278 Peserta Ikuti Lomba Pacuan Kuda Bupati Cup di Sumbawa
-
Unik! Satwa-satwa di Kebun Binatang Ragunan Ikut Lomba 17 Agustusan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.