Pencarian Jurnalis Hilang Makin Intens, Kapal Polisi Sanjaya Fokus ke Sekitar Area Gunung Anak Krakatau

Sabtu, 12 Sep 2026, 14:43 WIB

PANDEGLANG - Kapal Polisi (KP) Sanjaya memfokuskan pencarian jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau melalui pantauan langsung ke pulau-pulau di sekitar area Gunung Krakatau.

"Kita memantau langsung di area Krakatau besar Krakatau kecil, dengan jarak tempuh sekitar kurang lebih delapan jam dengan operasi mobil patroli, di sekitaran tempat yang menjadi fokus pancaran handphone atau radio yang terakhir (dari alat komunikasi rekan-rekan hilang kontak) yang kita terima," kata Kapolda Banten Irjen Pol Hengki saat mengikuti langsung pencarian di area Gunung Krakatau, Banten, Sabtu.

Ket. Foto: Wakapolda Banten Brigjen Pol. Iwan Saktiadi saat memantau area Gunung Krakatau melalui teropong di KP Sanjaya yang fokus cari jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di Perairan Selat Sunda, Banten, pada Sabtu (12/9). — Sumber: Antara foto

Adapun pemantauan cuaca di pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk Pulau Sertung teduh masih tertutup awan. Namun, PVMBG menyatakan status Gunung Anak Krakatau hari ini masih level siaga III dengan jarak larangan mendekat dalam radius 3 km.

"Kita ke Pulau Sertung dari Pelabuhan Ciwandan, total 81 mil perjalanan selama 8 jam. Kita memantau secara umum, melihat situasi yang ada di sekitar laut, mungkin ada benda-benda atau bekas puing-puing kapal dan lain-lain," ujar dia.

"Termasuk memantau rekan-rekan dari nelayan yang melaksanakan juga kegiatan sehari-harinya untuk bekerja sama menginformasikan segala sesuatu yang berkaitan dengan pencarian," imbuhnya.

Memasuki hari kelima operasi SAR, Tim SAR Gabungan memperluas wilayah penyisiran melalui jalur laut dan udara terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad di Pandeglang, Sabtu.

Ia mengemukakan sebanyak enam sektor pencarian laut, yakni Sektor T, U, Z, W, X dan Y dengan total luas area pencarian sekitar 2.537 nautical mile persegi. Sementara pencarian udara melalui Sektor H mencakup area sekitar 2.063 nautical mile persegi.

Ia menegaskan, keselamatan personel tetap menjadi perhatian utama selama pelaksanaan operasi, mengingat kondisi perairan Selat Sunda yang dinamis.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.