Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bapenda Bekasi Gandeng Dinkes Dukung Layanan Pemutihan Pajak Kendaraan

📅 Senin, 14 Apr 2025, 18:00 WIB | Oleh:
Bapenda Bekasi Gandeng Dinkes Dukung Layanan Pemutihan Pajak Kendaraan Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Antrean warga pemohon program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor Samsat Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (14/4/2025).

Kabupaten Bekasi - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menggandeng Dinas Kesehatan dalam rangka mendukung pelayanan publik selama pelaksanaan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen atau pungutan tambahan pajak.

"Kolaborasi ini diwujudkan dengan menyiagakan tenaga kesehatan di Kantor Samsat hingga akhir periode program ini atau 30 Juni 2025," kata Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi Ani Gustini di Cikarang, Senin (14/4).

Dia menyatakan kolaborasi dimaksud sebagai upaya antisipasi tinggi antusias masyarakat mengikuti program pemutihan. 

Dinkes diminta menyediakan tenda selain menyiagakan tim medis untuk memastikan kesehatan para warga yang mengantre membayar pajak.

"Karena saking antusias masyarakat, diperlukan tenda dan tim kesehatan. Saya sudah memohon kepada Dinkes Kabupaten Bekasi dari minggu lalu untuk stand by sampai dengan 30 Juni," katanya.

Ani mengaku program pemutihan pajak yang berlaku di seluruh Jawa Barat termasuk Kabupaten Bekasi ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) khususnya dari sektor opsen pajak.

"Kabupaten Bekasi ditargetkan meraih realisasi pendapatan sebesar Rp701 miliar dari program tersebut. Mudah-mudahan PAD yang berkaitan dengan opsen bisa tercapai. Karena luar biasa juga target sampai Rp701 miliar," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Alamsyah menyatakan permohonan bantuan dari Bapenda tersebut sudah ditindaklanjuti dan mulai hari ini hingga 30 Juni 2025, petugas medis disiagakan.

"Setiap hari hingga akhir Juni 2025, kecuali hari Minggu ada dua tenaga kesehatan ditambah satu sopir berikut satu unit ambulans yang kami siagakan di Kantor Samsat untuk mendukung program ini," katanya.

Mereka mendirikan posko pelayanan kesehatan dilengkapi sejumlah alat kesehatan dengan sistem kerja satu hari atau selama jam operasional pelayanan Kantor Samsat. Pergantian jaga petugas dilakukan setiap hari secara bergantian.

Alamsyah mengatakan sebanyak 10 fasilitas kesehatan telah ditunjuk untuk bertugas di Kantor Samsat Kabupaten Bekasi di antaranya UPTD PSC 119 dan UPTD Kesehatan Kerja atau Kesja.

"Kemudian ada delapan puskesmas juga yakni Puskesmas Cikarang, Waluya, Mekarmukti, Sukamahi, Lemahabang, Telaga Murni, Cibatu serta Puskesmas Poli Pemda. Mereka secara bergantian bertugas di Kantor Samsat per hari, jadwal sudah kita susun dan kita sebar ke mereka," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

51 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.