Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menekraf Dukung Lisensi Merek Lokal jadi Solusi Perlindungan Kekayaan Intelektual

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 22:41 WIB | Oleh:
Menekraf Dukung Lisensi Merek Lokal jadi Solusi Perlindungan Kekayaan Intelektual Doc: ANTARA/Fitra Ashari
Ket. Menekraf Teuku Riefky Harsya bertemu Ketua Asensi bahas dan dukung lisensi merek serta fasilitas kekayaan intelektual sebagai bentuk perlindungan hak cipta dan merek, di Jakarta, Kamis (10/4/2025)

Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mendukung lisensi merek dan fasilitas kekayaan intelektual sebagai bentuk perlindungan terhadap hak cipta dan merek untuk mendorong para pegiat ekonomi kreatif terus berkembang dan lebih dikenal sebelum dibanjiri dengan merek asing.

“Hal yang sedang intens kami lakukan bersama Menteri Hukum yaitu terkait pendalaman lisensi merek dan hak kekayaan intelektual. Sejalan dengan hal itu, komersialisasi dari kekayaan intelektual juga makin mudah ke arah global asalkan ada perlindungan hak cipta, merek, dan kekayaan intelektualnya,” kata Menekraf Riefky dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (10/4).

Hal itu dibahas Menekraf Riefky dalam pertemuan dengan Ketua Umum Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi) Susanty Widjaya dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta.

Menekraf Riefky berharap masukan dari Asensi untuk pemetaan terhadap peningkatan pemahaman kekayaan intelektual. Menekraf Riefky juga menyinggung 8 Program Unggulan Kemenekraf yaitu 8 Asta Ekraf: Ekraf Kaya, Ekraf Data, Pasar Ekraf, Sinergi Ekraf, Talenta Ekraf, Sentra Ekraf, Dana Ekraf, dan Ekraf Bijak yang bisa diwujudkan melalui rantai nilai ekonomi kreatif untuk mempererat sinergi kebijakan terhadap lisensi merek lokal.

“Banyak yang bisa kita perjuangkan bersama contohnya melalui program Ekraf Kaya dan Ekraf Data. Kami terbuka untuk bersinergi dengan Asensi agar makin banyak lisensi-lisensi di Indonesia yang tidak hanya ke pasar lokal, tapi bisa menuju internasional,” kata Menekraf Riefky.

Asensi merupakan wadah organisasi pertama di Indonesia bagi para pengusaha lisensi seperti kemitraan, start-up, UMKM, co-branding, peluang usaha, termasuk waralaba. Wadah ini bertujuan untuk memberdayakan momentum lisensi merek dan produk lokal sebagai pemegang Hak Kekayaan Intelektual (HKI/HaKI) secara keseluruhan sejak didirikan pada tanggal 2 April 2018.

“Kementerian Ekraf/Badan Ekraf sangat berkorelasi dengan Asensi, yang mana tentu kami perlu dukungan penuh untuk perlindungan IP dan HaKI. Ke depan, kita bisa melakukan mapping terkait 17 subsektor ekonomi kreatif dan seperti apa mekanisme pendanaan atau komersialisasi dari suatu IP,” ucap Susanty Widjaya.

"Ini sebagai bentuk dukungan terhadap lisensi merek dan produk lokal yang tak hanya menjadi raja di negara kita sendiri, tetapi juga bisa go global," imbuhnya.

Selain itu, Asensi berharap Kemenekraf turut serta dalam Pameran Indonesia Licensing and Franchise Export (ILFEX). Pameran itu akan digelar pada 15-19 Oktober 2025 di ICE BSD bersamaan dengan Trade Expo Indonesia (TEI). Susanty mengatakan acara ini merupakan momen untuk dukung IP lokal, lisensi merek, dan waralaba dengan satu tujuan bersama yaitu empowering national license di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Menekraf Riefky didampingi Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi, Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan Radi Manggala, Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan, dan Investasi Anggara Hayun Anujuprana, dan Direktur Fesyen Romi Astuti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.