Pemkab Ponorogo Yakin Surplus Beras Tercapai Melalui Panen Raya Bertahap
📅 Selasa, 08 Apr 2025, 09:35 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur optimistis surplus beras dan menargetkan panen padi seluas 76 ribu hektare secara bertahap sepanjang tahun 2025.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memimpin panen raya yang dipusatkan di Desa Ngrandu, Kecamatan Kauman, Senin.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari panen serentak yang digelar di 14 provinsi atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Ini bentuk komitmen kami dalam memperkuat ketahanan pangan. Ponorogo siap menyukseskan target nasional," ujar Sugiri.
Di Desa Ngrandu, sekitar 270 hektare sawah telah memasuki masa panen. Pola tanam di Ponorogo memang tidak seragam sehingga panen berlangsung bertahap hingga akhir April.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari tiap hektare lahan, petani ditargetkan bisa memanen antara 8-9 ton gabah. "Panen berkelanjutan ini kita perkirakan mencapai 11 ribu hektare di akhir April," kata Sugiri yang akrab disapa Kang Giri.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Ponorogo Supriyanto menyebutkan, total potensi panen pada April mencapai 11.588 hektare yang tersebar di seluruh kecamatan.
"Jika hasil rata-rata 7-8 ton per hektare, Ponorogo berpotensi surplus beras tahun ini," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan, wilayah Kecamatan Babadan dijadwalkan memasuki masa panen raya dalam dua pekan ke depan. Pemerintah daerah juga terus mengatur pola tanam agar panen tidak berlangsung serempak.
"Panen bergiliran ini penting untuk menjaga ketersediaan beras di pasar serta menghindari anjloknya harga," kata Supriyanto.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!