Manajer Ivan Juric Tinggalkan Southampton Setelah Terdegradasi dari Liga Premier
Selasa, 08 Apr 2025, 02:55 WIBLONDONÂ - Manajer Ivan Juric telah meninggalkan Southampton sehari setelah degradasi tim dari Liga Premier dipastikan dalam kekalahan 3-1 di Tottenham Hotspur, kata klub tersebut pada Senin (7/4).
Mantan pemain internasional Kroasia Juric ditunjuk pada bulan Desember lalu setelah awal musim Southampton yang buruk, tetapi gagal membalikkan keadaan karena klub tersebut mengalami degradasi paling awal dalam sejarah Liga Premier dengan tujuh pertandingan tersisa.
"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa hari ini kami telah mencapai kesepakatan dengan manajer tim utama kami, Ivan Juric, untuk mengakhiri masa tugasnya di klub," kata Southampton dalam sebuah pernyataan.
"Ivan datang ke Southampton di saat yang sulit dan ditugaskan untuk mencoba meningkatkan skuad dalam situasi yang sulit. Sayangnya, kami belum melihat peningkatan performa seperti yang kami harapkan. Namun, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Ivan dan stafnya atas kejujuran dan kerja keras mereka saat mereka berjuang melawan segala rintangan untuk mencoba dan membuat kami tetap bertahan."
Juric hanya memenangkan dua dari 16 pertandingan yang dipimpinnya di semua kompetisi dan meraih empat poin di liga saat Southampton berada di dasar klasemen dengan 10 poin.
Pelatih tim utama Simon Rusk akan mengambil alih sebagai manajer sementara, kata Southampton. Rusk juga pernah menjadi manajer sementara setelah mantan bos Russell Martin dipecat pada 15 Desember menyusul kekalahan telak 5-0 dari Spurs di kandang sendiri.
Rusk akan dibantu oleh gelandang Adam Lallana, dengan proses untuk mencari manajer baru sudah berlangsung, klub menambahkan.
Juric, yang ditunjuk dengan kontrak berdurasi 18 bulan, mengatakan kepada wartawan pada hari Minggu bahwa ia siap membantu klub menemukan jalan kembali ke papan atas jika memungkinkan.
"Senang sekali bisa menjadi pelatih di Liga Premier dan jika saya menempuh jalan panjang untuk kembali ke sini, saya siap," ungkap dia. "Lalu saya harus lihat dengan klub, dengan ide-idenya, dengan segalanya, dan apa yang mereka pikirkan, apa yang saya pikirkan dan apakah kami bisa melakukannya atau tidak."
Southampton mengatakan tujuan mereka adalah mengembalikan kebanggaan klub meskipun ada tantangan degradasi yang akan datang.
"Kami yakin penting untuk memberikan kejelasan kepada para penggemar, pemain, dan staf tentang masa depan saat kita memasuki musim panas yang sangat penting," mereka menambahkan. CNA/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Kopra by Mandiri Sabet Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026
-
Langgar Aturan, Southampton Didiskualifikasi dari Playoff Promosi Divisi Championship
-
Sabalenka Tundukkan Mboko, Melaju ke Semifinal Indian Wells
-
Permintaan blangkon makin diminati konsumen lintas budaya
-
Rakorniskes TNI 2026 : Perkuat Sistem Kesehatan Prajurit untuk TNI PRIMA
-
Memperketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam Saat Ramadan di Wilayah Jakbar
-
BMKG: Jakarta Diprakirakan Hujan pada Selasa Siang dan Sore
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.