Pagi Ini, Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-15 di Dunia
📅 Senin, 07 Apr 2025, 08:51 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
JAKARTA - Kualitas udara di DKI Jakarta berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada Senin (7/4) pagi masuk kriteria tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Berdasarkan pantauan pada pukul 06.30 WIB, Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/ AQI) di Jakarta berada pada angka 105 dan partikel halus berdiameter 2,5 mikro meter (Particulate Matter/PM 2.5) berada di angka 36 mikrogram per meter kubik.
Adapun kota dengan kualitas udara terburuk di dunia adalah Delhi, India dengan indeks kualitas udara di angka 256 kemudian di urutan kedua diikuti Kathmandu, Nepal di angka 213 lalu diikuti Lahore, Pakistan juga di angka 206.
Sedangkan DKI Jakarta masuk ke dalam peringkat 15 pada pagi hari ini.
Diketahui, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta akan meniru kota-kota besar dunia seperti Paris dan Bangkok dalam menangani polusi udara.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Belajar dari kota lain, Bangkok memiliki 1.000 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU), Paris memiliki 400 SPKU. Jakarta saat ini memiliki 111 SPKU dari sebelumnya hanya 5 unit. Ke depan kita akan menambah jumlahnya agar bisa melakukan intervensi yang lebih cepat dan akurat,” kata Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Selasa (18/3).
Ia menambahkan keterbukaan data menjadi langkah penting dalam memperbaiki kualitas udara secara sistematis.
Asep mengatakan penyampaian data polusi udara harus lebih terbuka agar intervensi bisa lebih efektif. Dia menilai yang dibutuhkan bukan hanya intervensi sesaat, tetapi langkah-langkah berkelanjutan dan luar biasa dalam menangani pencemaran udara.
Sebaiknya Anda baca juga:
DLH DKI Jakarta menargetkan penambahan 1.000 sensor kualitas udara berbiaya rendah (low-cost sensors) agar pemantauan lebih luas dan akurat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!