Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

ASDP Baubau: Penumpang Pada H+1-H+6 Lebaran Capai 19.831 Orang

📅 Senin, 07 Apr 2025, 20:16 WIB | Oleh:
ASDP Baubau: Penumpang Pada H+1-H+6 Lebaran Capai 19.831 Orang Doc: ANTARA/Azis Senong
Ket. General Manager PT ASDP Cabang Baubau, Jamaluddin (kiri) memantau langsung arus balik Lebaran 1446 Hijriah di pelabuhan penyeberangan Baubau-Waara, Senin.

KENDARI - PT ASDP Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, mencatat jumlah penumpang pejalan kaki pada periode H+1 hingga H+6 Lebaran 2025 mencapai 19.384 orang, atau terjadi penurunan sebesar 19 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 24.031 orang.

General Manager PT ASDP Cabang Baubau, Jamaluddin di Baubau, Senin, menyebutkan bahwa selain pejalan kaki, pihaknya juga mencatat jumlah kendaraan roda dua yang diseberangkan sebanyak 15.492 unit dan roda empat mencapai 5.060 unit sejak masa arus balik hingga 6 April 2025.

Jumlah tersebut, kata dia, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya mengalami penurunan, di mana untuk kendaraan roda dua mencapai 19.991 unit dan roda empat sebanyak 6.071 unit atau secara keseluruhan tercapai sebesar 83 persen.

"Jadi untuk kendaraan roda dua ini turun 23 persen dan roda empat juga turun sekitar 17 persen, tapi kita masih ada waktu dua hari lagi ke depan untuk masa angkutan Lebaran ini. Kan ini data kami baru sampai pada 6 April, makanya nanti kita lihat lagi sampai akhir masa angkutan Lebaran," ujar Jamaluddin saat memantau arus balik Lebaran di Pelabuhan penyeberangan Baubau-Waara.

Selain penumpang balik, Jamaluddin juga menyebutkan untuk jumlah pejalan kaki yang diseberangkan pada mudik Lebaran mulai H-7 hingga hari H Idul Fitri 1446 Hijriah tercatat sebanyak 17.626 orang, atau terjadi penurunan dari periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 17.713 orang.

"Untuk arus mudik pejalan kaki ini kalau dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya, hanya turun tidak sampai 100 orang. Sedangkan untuk kendaraan roda dua dan roda empat juga turun 6 persen atau hanya tercapai 94 persen," ujarnya.

Menurut dia, dari 19 lintasan dengan 13 kapal yang dioperasikan, kondisi arus pengguna jasa setiap lintasan itu ada yang naik dan ada yang turun.

"Jadi H-7 sampai hari H Lebaran semua lintasan bervariasi, artinya ada yang naik dan ada yang turun dibanding dari periode yang sama tahun sebelumnya," jelasnya.

Dari beberapa lintasan diantaranya, sebut Jamaluddin, lintasan Baubau-Waara pada H-7 sampai hari H Lebaran turun 10 persen, rute Labuan-Amolengo turun 13 persen, Dongkala-Mawasangka turun 8 persen, Baubau-Talaga turun 2 persen, Talaga-Dongkala turun 24 persen, dan trayek Raha-Pure juga turun 2 persen.

Sedangkan lintasan Tampo-Torobulu naik 17 persen, Kendari-Langara naik 16 persen, dan lintasan Baubau-Tolandona juga tumbuh 6 persen. 

Data tersebut terhitung secara keseluruhan selama masa arus balik Lebaran baik pejalan kaki, roda dua dan roda empat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Filipina Gagas Pendirian Fo...
PEMILIHAN UMUM

Peru Gelar Pemilihan Presiden

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Peru Gelar Pemilihan Presiden
Luar Negeri
Presiden Korsel Nominasikan...
Luar Negeri
Korut Pantang Mundur dari P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.