Jumlah Korban Tewas akibat Gempa Myanmar Capai 2.000, Sistem Kesehatan Kewalahan
📅 Selasa, 01 Apr 2025, 06:03 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SGempa bumi itu terjadi tepat ketika banyak lembaga kemanusiaan memangkas proyek di Myanmar setelah Donald Trump memangkas dana kelompok kemanusiaan utama AS, USAID.
“Bahkan sebelum gempa bumi ini, hampir 20 juta orang di Myanmar membutuhkan bantuan kemanusiaan,” kata perwakilan PBB di Myanmar, Marcoluigi Corsi. “Tragedi terbaru ini memperparah krisis yang sudah parah dan berisiko semakin mengikis ketahanan masyarakat yang telah terpukul oleh konflik, pengungsian, dan bencana masa lalu.”
Myanmar sudah dalam krisis sebelum bencana, akibat konflik yang meningkat yang dipicu ketika militer merebut kekuasaan melalui kudeta pada tahun 2021. Junta militer menghadapi perlawanan bersenjata terhadap kekuasaannya, yang terdiri dari warga sipil yang mengangkat senjata untuk memperjuangkan kembalinya demokrasi, dan organisasi etnis bersenjata yang telah lama berjuang untuk kemerdekaan.
Negara ini telah kehilangan banyak wilayah dan menanggapi dengan serangan udara yang gencar, yang terus berlanjut setelah gempa dahsyat tersebut, bahkan di dekat episentrumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di negara tetangga Thailand, yang juga terkena dampak gempa, pihak berwenang sedang menyelidiki kemungkinan faktor yang menyebabkan runtuhnya lokasi konstruksi di Bangkok, yang menyebabkan puluhan orang masih hilang.
Wakil Gubernur Bangkok Tavida Kamolvej telah mengindikasikan bahwa kecil kemungkinan orang lain akan diselamatkan dari gedung yang runtuh. Setidaknya 19 orang diketahui tewas di Thailand.
Perdana Menteri negara itu, Paetongtarn Shinawatra, juga telah mengadakan pertemuan dengan departemen-departemen pemerintah yang bertanggung jawab untuk mengirimkan peringatan SMS kepada publik, di tengah kritik terhadap respons ketika gempa bumi terjadi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!