Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satbrimob Sulteng Terjun Dirikan Dapur Lapangan Bantu Masyarakat Terdampak Banjir

📅 Minggu, 30 Mar 2025, 12:12 WIB | Oleh:
Satbrimob Sulteng Terjun Dirikan Dapur Lapangan Bantu Masyarakat Terdampak Banjir Doc: Antara Foto
Ket. Kami mendirikan dapur lapangan guna menyediakan makanan sehat bagi warga, terutama untuk berbuka puasa," kata Dansat Brimob Polda Sulteng Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre di Palu

Satuan Brimob (Satbrimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) mendirikan dapur lapangan untuk membantu warga terdampak banjir di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara.

"Kami mendirikan dapur lapangan guna menyediakan makanan sehat bagi warga, terutama untuk berbuka puasa," kata Dansat Brimob Polda Sulteng Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre di Palu, Minggu.

Ia mengatakan dapur lapangan tersebut disiagakan di titik strategis guna memastikan kebutuhan konsumsi warga terpenuhi.

Personel Brimob Polda Sulteng juga turut membangun jembatan sederhana sebagai akses sementara bagi warga yang hendak menuju masjid untuk beribadah.

Selain itu, pihaknya juga membantu evakuasi warga dan memindahkan barang-barang ke lokasi yang lebih aman.

Ia mengatakan bahwa kehadiran Brimob dalam penanganan bencana ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat.

"Kami telah mengerahkan personel dan perlengkapan untuk membantu evakuasi warga serta menyediakan dapur lapangan guna memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi," ujarnya.

Selain bantuan evakuasi dan logistik, kata dia, pihaknya juga memastikan warga tetap mendapatkan akses untuk beribadah serta kebutuhan pokok lainnya

Ia mengatakan hingga saat ini, tim gabungan masih berupaya memastikan keamanan dan kebutuhan warga terdampak terpenuhi.

Sementara itu, Bupati Morowali Utara Delis J Hehi menjamin para korban banjir di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, mendapat pelayanan optimal pada masa tanggap darurat.

Bupati juga telah mengunjungi lokasi banjir sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak, sekaligus menguatkan mereka menjalani ujian ini.

"Kedatangan kami bagian dari memperkuat mitigasi, kami jamin korban terurus dengan baik, pelayanan kesehatan baik, kebutuhan dasar mereka terpenuhi, termasuk ketersediaan air bersih juga terpenuhi," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng melaporkan sebanyak 1.607 Kepala Keluarga terdampak banjir di tujuh desa di Kecamatan Petasia Barat dan Petasia Timur pada Senin (24/3).

Sementara itu, sebanyak 553 KK atau 2.294 jiwa terdampak di Desa Bunta dengan sebanyak 95 KK atau 193 jiwa mengungsi ke Balai Desa, Balai Dusun, dan rumah warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.