Luar Biasa, Presiden Umumkan Pembangunan 200 Sekolah Rakyat di 2025 Lengkap dengan Asramanya, Khusus untuk Keluarga Tak Mampu
Jumat, 21 Mar 2025, 20:28 WIBJAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan pembangunan 200 sekolah rakyat berasrama pada tahun 2025 yang diperuntukkan jenjang SD, SMP, dan SMA dengan fokus utama membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Kami sudah putuskan juga untuk membangun tahun ini. Kita harap segera akan dimulai dibangun 200 sekolah rakyat berasrama. Untuk SD, SMP, SMA berasrama, dan ini sekolah berasrama ini diperuntukkan kaum yang kurang mampu khususnya," kata Prabowo dalam pidato pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/3).
Prabowo menjelaskan tujuan dari program ini adalah memutus mata rantai kemiskinan dan memastikan bahwa anak-anak dari keluarga miskin tidak lagi terjebak dalam kondisi yang sama dengan orang tua mereka.
Presiden menegaskan bahwa anak-anak dari keluarga dengan pekerjaan sederhana, seperti pemulung, harus diberdayakan agar mereka tidak mengikuti jejak orang tuanya.
Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih baik kepada generasi muda untuk keluar dari kemiskinan.
Presiden mengatakan setiap sekolah berasrama direncanakan menampung sekitar 1.000 murid.
"Mungkin tahun-tahun pertama akan belum sampai seribu, tetapi nanti saya berharap ya, Menteri Sosial, Menteri Dikdasmen mungkin dalam enam bulan bisa mencapai seribu murid masing-masing sekolah, bisa? Tahun depan? Tahun depan ya? Tanggal berapa? Dicatat loh ya harus bertanggung jawab itu," kata Presiden.
Prabowo menambahkan bahwa sebanyak 53 sekolah di antaranya akan segera diresmikan dalam tiga bulan ke depan.
Kepala Negara mengatakan Kementerian Sosial telah memiliki gedung dan lahan yang siap digunakan sehingga hanya memerlukan renovasi kecil. Sementara itu, 147 sekolah sisanya akan menyusul dalam waktu dekat.
Presiden menargetkan pembangunan 200 sekolah rakyat setiap tahun sehingga dalam lima tahun ke depan, setiap kabupaten di Indonesia akan memiliki minimal satu sekolah rakyat berasrama.
"Dan itu harus di tempat-tempat di mana terdapat kantong-kantong kemiskinan. Kita ingin memutus rantai kemiskinan. Kita ingin menghilangkan kemiskinan dalam waktu secepat-cepatnya. Dan ini saya yakin bisa kita kerjakan," ujar Prabowo.
- Presiden Prabowo Subianto
- Sekolah Rakyat
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Memperketat Pengawasan Hutan untuk Menekan Aktivitas Tambang Ilegal
-
Musrenbang Jati Padang Memprioritas Pencegahan Banjir
-
Waspada Cuaca Ekstrem! BMKG Deteksi Bibit Siklon 96S Berdampak di Bali hingga 16 Januari
-
Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat Lombok Timur Prioritaskan Warga Miskin
-
Pembangunan KKMP di Manggarai Barat
-
Angkatan udara Israel Sebut Telah Menyerang Situs Nuklir Iran
-
HUT ke-76 BTN, Mantapkan Arah Transformasi sebagai Mitra Finansial Keluarga Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.