Debut Versus "Socceroos" Mimpi Buruk Bagi Patrick Kluivert
📅 Jumat, 21 Mar 2025, 15:49 WIB | Oleh: OpikSetelah pertandingan, Kluivert mengatakan bahwa selama pertandingan anak-anak asuhnya bermain bagai singa yang tak pantang menyerah. Akan tetapi, ini masih tak menutup fakta bahwa Indonesia lebih banyak tertunduk lesu daripada kepala tegak ketika melawan Australia karena mereka kalah 16 kali dari 21 pertemuan.
Bagi mantan asisten pelatih Louis van Gaal di timnas Belanda itu, ini merupakan laga debut terburuknya sebagai seorang pelatih kepala karena dari tiga tim yang pernah ia pimpin, statistiknya adalah dua kali menang dan minimal seri.
Dua kali menang diraih Kluivert saat membawa Twente U-21 menang 5-0 atas Sparta Rotterdam U-21 pada 2011/2012 dan saat bersama timnas Curacao di periode keduanya dengan kemenangan 6-0 atas Monserrat pada 2021. Sementara dua kali imbang diraihnya pada periode pertamanya dengan timnas Curacao dengan skor 2-2 melawan Monserrat pada 2017 dan menahan imbang 1-1 CFR Cluj bersama Adana Demirspor pada 2023/2024.
Kesalahan berulang
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertandingan pertama bagi Patrick Kluivert jauh dari kata memuaskan. Selain soal skor, pemain-pemain Indonesia pada pertandingan ini sangat akrab dengan kesalahan-kesalahan yang berulang.
Gol pertama Australia tercipta karena Nathan Tjoe-A-On yang melakukan blunder setelah dia menarik Lewis Miller di kotak penalti dari situasi sepak pojok. Dalam hal ini, Nathan membuat kesalahan besar karena sebenarnya Miller tak dalam posisi bahaya. Bola yang dikirimkan pemain Australia juga tak menimbulkan situasi berbahaya karena dengan baik dihalau Idzes.
Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa Kluivert berani menurunkan Nathan sebagai starter di saat dirinya dengan jelas mengatakan bahwa salah satu patokannya memilih seorang pemain adalah yang harus memiliki menit bermain cukup di klubnya. Dengan menit bermain di klub, pengambilan keputusan seorang pemain terasah. Nathan tak menunjukkannya di pertandingan ini karena pelanggarannya terlalu ceroboh dan tidak pada situasi yang tepat harus melakukan pelanggaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Duet Nathan di lini tengah, Thom Haye, juga turut melakukan kesalahan. Dua menit setelah gol Boyle, Thom yang berniat melalukan sapuan dari lini tengah ke belakang, justru malah menemui Velupillay, yang kemudian membuahkan gol kedua untuk Australia.
Gol ketiga Australia menandakan bahwa mereka adalah tim yang benar-benar matang untuk ke Piala Dunia enam kalinya secara beruntun, atau ketujuh kalinya secara keseluruhan. Gol yang dicetak Irvine dibuat dari proses gol yang indah dari kaki ke kaki, dimana pemain-pemain Indonesia hanya ball watching, sebuah istilah yang merujuk seorang pemain yang hanya memperhatikan bola tanpa memperhatikan pergerakan pemain lain, baik lawan maupun rekan setim, sehingga menyebabkan disorganisasi dalam tim.
Setelah gol ketiga, Indonesia kebobolan gol keempat dan kelima dengan cara yang sama, yaitu cara bertahan yang buruk dari sebuah situasi sepak pojok. Pada dua gol terakhir ini, Craig Goodwin berperan penting dalam mengirimkan umpan terukurnya kepada Miller dan Irvine yang melakukan free header atau sundulan tanpa kawalan.
Kesempatan kedua
Dengan kekalahan ini, maka peluang Indonesia meraih tiket Piala Dunia 2026 secara langsung sebagai runner-up di bawah Jepang, menipis. Australia mengoleksi 10 poin di posisi kedua berkat kemenangan ini, meninggalkan Indonesia yang saat ini berada di posisi keempat dengan enam poin, dengan selisih gol minus tujuh.
Dengan tiga laga tersisa, jalur ke Piala Dunia 2026 untuk Indonesia terbuka dari posisi ketiga dan keempat, guna melaju ke putaran keempat untuk mendapatkan tiket tersisa. Syaratnya, Indonesia minimal wajib memenangkan dua laga kandang melawan Bahrain pada Selasa (25/3) dan China pada 5 Juni. Asumsi Indonesia akan kalah melawan Jepang pada laga terakhir nanti, maka tim Garuda berpeluang melaju ke putaran keempat dengan koleksi 12 poin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!