- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kamboja akan Buka Pangkala...
Kamboja akan Buka Pangkalan Angkatan Laut yang Direnovasi Tiongkok, AS Khawatir
Selasa, 18 Mar 2025, 15:40 WIBPHNOM PENH - Kamboja akan meresmikan pangkalan angkatan laut yang direnovasi Tiongkok bulan depan, kata seorang juru bicara militer hari Selasa (18/3). Kapal perang Jepang diharapkan menjadi yang pertama berlabuh di lokasi yang telah mengundang kekhawatiran Amerika Serikat.
Washington mengatakan pangkalan angkatan laut Ream, yang terletak di lepas pantai selatan Kamboja, dapat memberi Beijing posisi strategis utama di Teluk Thailand dekat Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan, yang diklaim Tiongkok hampir seluruhnya.Â
"Fase pertama pangkalan Ream direncanakan akan diresmikan pada tanggal 2 April," kata Mayor Jenderal Thong Solimo, juru bicara Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja (RCAF), kepada AFP.Â
Panglima Tertinggi RCAF Vong Pisen menyampaikan kepada pejabat atase militer Jepang mengenai jadwal tersebut selama pertemuan pada hari Selasa, kata Thong Solimo. Kamboja akan "mengizinkan kapal militer Jepang berlabuh di pangkalan Ream terlebih dahulu" setelah pemotongan pita.
Ia mengatakan kapal dari negara lain juga akan diizinkan berlabuh di Ream.
Kamboja telah lama menjadi salah satu sekutu paling setia Tiongkok di Asia Tenggara, dan Beijing telah memperluas pengaruhnya atas Phnom Penh dalam beberapa tahun terakhir.
Di bawah mantan pemimpin Hun Sen, ayah Perdana Menteri Hun Manet, Tiongkok telah menggelontorkan miliaran dollar untuk investasi infrastruktur. Sementara hubungan Washington dengan Phnom Penh telah memburuk.
Sejak 2022, Tiongkok telah mendanai renovasi pangkalan angkatan laut Ream yang awalnya dibangun sebagian menggunakan dana AS.
Kapal perang Tiongkok pertama kali berlabuh di dermaga sepanjang 363 meter (1.190 kaki) pada bulan Desember 2023.
Pada bulan Desember 2024, sebuah kapal perang AS berlabuh di Kamboja dalam persinggahan pelabuhan militer Amerika pertama dalam delapan tahun.
Seorang komandan senior angkatan darat AS mengunjungi Kamboja pada bulan Februari dan bertemu dengan Hun Manet untuk "memperluas hubungan pertahanan bilateral".
Kamboja akan menerima dua kapal perang dari Tiongkok untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya.
Para pemimpin Kamboja telah berulang kali membantah bahwa pangkalan itu akan digunakan oleh kekuatan asing.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Kabut Asap Pekat, Pemkab Kuansing Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh.
-
Atasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemkab Serang Siapkan Festival Pulihkan Okupansi Hotel di Anyer dan Cinangka
-
Siti Hasmah Istri Mahathir Mohamad Tutup Usia 100 Tahun, Dimakamkan Secara Kenegaraan
-
Pembangunan Jalan Akses KEK Bitung Selesai! Distribusi Logistik Sulut Makin Lancar
-
DPRD DKI: Pelajar Diusulkan Jadi Penerima Kartu Layanan Gratis Transjakarta
-
Komnas Perempuan Minta Pemerintah Libatkan Perempuan dalam Penanganan Karhutla
-
MTV Video Music Awards 2026 Siap Digelar, Madonna dan Taylor Swift Bersaing Ketat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.