Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indeks Menabung Menguat, Bukti Nasabah Tidak Mudah Terprovokasi Ajakan Menarik Dana dari Bank

📅 Selasa, 18 Mar 2025, 00:55 WIB | Oleh:

Lebih lanjut Seto mengatakan hasil SKP LPS terkini juga menunjukkan perbaikan Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) hingga menjadi di atas 100 pada bulan Februari 2025. IKK Februari 2025 mencapai 107,1, naik sebesar 11,4 poin MoM.

Perkembangan itu menunjukkan persepsi konsumen yang optimis terhadap kondisi ekonomi nasional dan di wilayahnya.

Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) menunjukkan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi, lapangan kerja dan pendapatan rumah tangga. Level IKK di atas 100 menunjukkan konsumen lebih optimis terhadap kondisi ekonomi secara umum, ekonomi wilayah, kondisi lapangan kerja saat ini, dan prospeknya dalam enam bulan mendatang.

Seto mengatakan, peningkatan terlihat pada dua komponen IKK, yaitu Indeks Situasi Saat Ini (ISSI) maupun Indeks Ekspektasi (IE). ISSI meningkat ke level 84,8 dari posisi Januari 2025 yang tercatat sebesar 74,5. Sementara itu, IE meningkat ke level 123,9 dari 111,6 pada Januari 2025.

Selain faktor penyaluran bantuan sosial (bansos) dan perbaikan infrastruktur umum, perbaikan persepsi konsumen pada bulan lalu ditopang oleh sejumlah hal, seperti peningkatan harga jual produk masyarakat, panen tanaman pangan yang berhasil dengan baik, serta tekanan kenaikan harga sembako dan harga lainnya yang mereda. 

Hal itu jelasnya sejalan dengan dimulainya panen raya tanaman pangan di sejumlah sentra produksi, diskon tarif listrik yang mendorong tingkat inflasi menurun, perbaikan infrastruktur umum jelang hari raya, dan ekspektasi kenaikan penjualan produk masyarakat.

Ditinjau berdasarkan pendapatan rumah tangga (RT), IKK pada seluruh kelompok menguat pada Februari 2025 dan berada di atas level 100. Kenaikan IKK tertinggi terlihat pada kelompok RT berpendapatan hingga 1,5 juta per bulan (naik 13,5 poin MoM) dan RT berpendapatan di atas 1,5 juta hingga 3 juta rupiah per bulan (naik 13,7 poin). 

Sementara itu, IKK RT berpendapatan di atas 3 juta hingga 7 juta rupiah per bulan dan RT berpendapatan di atas 7 juta rupiah per bulan masing-masing menguat 9,7 poin dan 0,4 poin.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa dalam sambutannya mengatakan IMK yang membaik menunjukkan masyarakat khususnya penabung tidak terpengaruh dengan isu-isu provokatif dari media sosial (medsos) mengenai ajakan untuk menarik dana ramai-ramai dari bank seiring dengan kebijakan Pemerintah membentuk Lembaga Pengelola Investasi Danantara. 

“Masyarakat sudah cerdas dan tidak mudah terprovokasi apalagi disampaikan lewat medsos yang tidak bisa dipertanggungjawabkan akurasi dan kebenarannya. Nasabah juga makin percaya untuk menabung karena merasa aman dengan jaminan dari LPS,” kata Purbaya. 

Purbaya dalam kesempatan itu juga menegaskan akan menyampaikan IMK dan IKK tersebut secara berkala ke publik agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan tidak mudah terprovokasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.