Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Film komedi 'Keluarga Besar' Nekat Syuting di rusun

📅 Senin, 17 Mar 2025, 22:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Film komedi 'Keluarga Besar' Nekat Syuting di rusun Doc: Antara
Ket. Pemeran film "Keluarga Besar" Mo Sidik

Jakarta - Sebuah film komedi aksi berjudul "Keluarga Besar" akan segera tayang dan menjadi pilihan tontonan keluarga di momen Lebaran.

Film ini mengangkat ide cerita tentang sebuah keluarga berbadan besar yang tinggal di rumah susun (rusun). Menariknya, lokasi syuting tersebut benar-benar dilakukan di rusun di wilayah Cakung, Jakarta Timur.

"Awalnya ide ini muncul saat kami membayangkan bagaimana jika ada satu keluarga berbadan besar tinggal di rusun. Dari situ, kami kembangkan menjadi film 'Keluarga Besar'," ujar Sutradara Ario Rubbik saat konferensi pers di wilayah Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (17/3).

Selain menyajikan komedi, film ini juga mengangkat isu-isu yang relevan dalam kehidupan berkeluarga, terutama masalah kurangnya komunikasi antara anggota keluarga.

"Kami ingin mengangkat isu kurangnya komunikasi yang sering terjadi di zaman sekarang, baik antara anak dan orang tua," tambahnya.

Film ini juga dibintangi oleh Mo Sidik, yang mengungkapkan bahwa film ini sangat cocok ditonton bersama keluarga di momen Lebaran. "Film ini ringan dan menghibur, meskipun ada isu-isu berat yang diangkat. Selain itu, ada banyak adegan lucu yang membuat film ini cocok ditonton bersama keluarga," kata Mo.

Salah satu tantangan utama pembuatan film ini, menurut sutradara, adalah lokasi syuting yang berada di rusun dengan empat lantai.

"Kesulitan pasti ada, apalagi syuting di rusun dengan empat lantai. Tapi, kami terbantu dengan penata artistik yang luar biasa, Eza Tampubolon, yang mampu memaksimalkan elemen-elemen yang ada," ujar Ario Rubbik.

Tantangan lainnya adalah kondisi fisik para pemain, terutama mereka yang berbadan besar, yang harus bolak-balik naik turun tangga. "Badan mereka kan besar-besar, dan harus naik turun tangga terus. Tapi, mereka tetap semangat," tambahnya.

Selain komedi, film ini juga mengangkat isu-isu sosial yang relevan, seperti kehidupan bertetangga di rusun dan pentingnya komunikasi dalam keluarga.

"Kami ingin menggambarkan kehidupan bertetangga di rusun yang jarang dieksplorasi. Selain itu, kami juga ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya komunikasi dalam keluarga, yang seringkali terabaikan di zaman sekarang," ungkapnya.

Film ini juga menampilkan adegan-adegan yang menggambarkan keunikan kehidupan di rusun, seperti barang-barang yang diletakkan di luar unit apartemen.

"Di rusun, barang-barang yang diletakkan di luar itu unik-unik, kalau apartemen biasanya kan di luar ada yang taruh sendal, di rusun, tetangga taruh sofanya di luar," tambah Mo Sidik.

Film "Keluarga Besar" juga menampilkan karakter-karakter yang unik dan beragam, seperti sosok kepala keluarga dari kalangan menengah ke bawah yang menghadapi tuntutan dari anak dan istrinya, serta kehidupan anak-anak muda generasi Z yang menghadapi masalah eksternal dan internal di kehidupannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.