Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban erupsi Gunung Lewotobi di pengungsian masih 1.841 jiwa

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 16:05 WIB | Oleh:
Korban erupsi Gunung Lewotobi di pengungsian masih 1.841 jiwa Doc: ANTARA/Gregorio J Gilbert/
Ket. Sejumlah pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki bersantai di depan hunian sementara (Huntara) di Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (1/3).

Jakarta -- Jumlah korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang masih berada di pengungsian saat ini ada sebanyak 1.841 jiwa berdasarkan data yang dihimpun dari tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"1.841 jiwa masih mengungsi," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Minggu.

Dia menyebutkan jumlah korban yang masih mengungsi ini merupakan data terbaru, yang berkurang dari sebelumnya berjumlah  4.838 jiwa atau 1.355 keluarga yang mengungsi pada November tahun lalu.

Para korban itu masing-masing ada yang mengungsi secara mandiri untuk menempati rumah kerabat, menyewa rumah, dan juga pos pengungsian lapangan hingga rumah hunian sementara yang sudah didirikan pemerintah.

BNPB memastikan pendampingan maksimal kepada pemerintah daerah (pemda) untuk menangani dampak bencana ini, mulai dari fase tanggap darurat hingga fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

Menurut Abdul, saat ini status yang ditetapkan adalah tanggap darurat bencana alam erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki seiring dengan Badan Geologi Kementerian ESDM yang masih menetapkan aktivitas gunung berapi itu berada pada Level III (Siaga).

Dalam laporan terpisah, Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) dari Badan Geologi di Flores Timur sampai dengan Sabtu (15/3) mendeteksi sebanyak lima kali erupsi pada periode pengamatan pukul 18.00 - 24.00 Wita.

Kelima letusan erupsi melontarkan abu vulkanik lebih kurang 800 - 2 kilometer ke udara dari puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Badan Geologi merekomendasikan masyarakat atau wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi dan sektoral barat daya - timur laut sejauh enam kilometer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.