Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemiliki Klub Kritik Para Pemain MU

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 07:00 WIB | Oleh:
Pemiliki Klub Kritik  Para Pemain MU Doc: AFP
Ket. Pemilik bersama Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, mengkritik beberapa pemain utama klubnya sebagai tidak cukup baiK dan kemungkinan dibayar terlalu mahal

LONDON - Pemilik bersama Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, mengkritik beberapa pemain utama klubnya sebagai tidak cukup baiK dan kemungkinan dibayar terlalu mahal.

Ratcliffe mengungkapkan penilaiannya setelah menghadapi awal yang buruk dalam masa kepemimpinannya di Old Trafford, sejak mengambil alih operasi sepak bola pada bulan Februari lalu.

Ratcliffe menyebut Rasmus Hojlund, Andre Onana, Casemiro, Jadon Sancho, dan Antony sebagai penyebab utama frustrasinya.

Sancho dan Antony kini dipinjamkan ke Chelsea dan Real Betis setelah tampil kurang memuaskan bersama MU.Terkait pembayaran cicilan transfer pemain-pemain tersebut, Ratcliffe, yang berbagi kepemilikan dengan keluarga Glazer, mengatakan dalam wawancara dengan BBC: “Kami membeli Antony, Casemiro, Onana, Hojlund, dan Sancho, yang semuanya adalah warisan dari masa lalu yang harus kami tangani.”

Untuk Sancho, yang kini bermain untuk Chelsea dan dibayar setengah gajinya, MU masih membayar untuk transfernya musim panas lalu.

Saat ditanya apakah itu berarti pemain-pemain tersebut tidak cukup baik untuk MU, Ratcliffe menjawab: “Beberapa tidak cukup baik dan beberapa mungkin dibayar terlalu mahal, tetapi untuk membentuk skuad yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab kami, itu butuh waktu.”

Meskipun MU finis kedelapan di Liga Inggris musim lalu dan memenangkan Piala FA, Ratcliffe dan penasihat klub memutuskan untuk tetap mempertahankan Erik ten Hag sebagai pelatih.

Namun, Ten Hag dipecat pada bulan Oktober dan digantikan Ruben Amorim setelah rentetan hasil buruk. Ratcliffe mengakui bahwa keputusan untuk mempertahankan Ten Hag adalah kesalahan, begitu juga dengan keputusan mempekerjakan Dan Ashworth sebagai direktur olahraga, yang meninggalkan posisinya setelah lima bulan.

“Saya mengakui keputusan terkait Ten Hag dan Dan Ashworth adalah kesalahan. Namun, itu adalah kesalahan yang kami terima dan saya mohon maaf,” ujar Ratcliffe.

Meskipun MU masih kesulitan di bawah Amorim, yang membawa tim ke peringkat ke-14, Ratcliffe tetap mendukung pelatih asal Portugal itu. “Saya rasa Ruben adalah pelatih muda yang luar biasa dan dia akan bertahan lama di sini,” ujarnya.

Ratcliffe juga mendukung keputusan Amorim untuk meminjamkan Marcus Rashford ke Aston Villa. “Dia ingin ruang ganti yang penuh dengan pemain yang sepenuhnya berkomitmen untuk menang,” ujarnya.

Pernyataan Ratcliffe datang setelah ribuan penggemar mengikuti protes terhadap kepemilikan klub menjelang pertandingan 1-1 melawan Arsenal, dengan kemarahan ditujukan pada keluarga Glazer dan Ratcliffe, yang dianggap bertanggung jawab atas kenaikan harga tiket dan pengurangan staf.

Ratcliffe membela langkah penghematan biaya, mengatakan itu perlu karena klub akan kehabisan uang jika tidak melakukan tindakan tersebut. Ratcliffe menegaskan kembali tujuannya untuk mengembalikan United ke kejayaannya dan berharap bisa memenangkan Liga Inggris pada tahun 2028, yang merupakan ulang tahun ke-150 klub.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

47 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.