Pemprov Banten bantu perbaiki jalan dan normalisasi hilir DAS Cibanten
Senin, 10 Mar 2025, 14:50 WIBSerang -- Gubernur Banten Andra Soni menyatakan pemerintah provinsi akan membantu perbaikan jalan di Warung Jaud, Kecamatan Kasemen yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Serang dan normalisasi hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Cibanten.
âWilayah ini jalannya sering banjir karena kondisi sungai ternyata terjadi pendangkalan. Kita harus lakukan pengerukan,â ujarnya dalam keterangan di Kota Serang, Senin.
Pemprov Banten akan memberikan bantuan untuk normalisasi Kali Malang yang menjadi saluran pembuangan di DASÂ Cibanten dan hilir Sungai Cibanten, yang merupakan kewenangan Balai Besar C3 Kementerian PUPR.
Berdasarkan aduan masyarakat, bukan hanya pendangkalan yang terjadi di DAS Cibanten melainkan juga penyempitan di hilir DAS Cibanten.
Ia menyatakan segera memerintahkan jajaran Pemprov Banten melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Serang untuk penertiban terhadap bangunan di area penyempitan hilir sungai.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Serang pernah mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Banten untuk normalisasi DAS Cibanten karena terjadinya pendangkalan dan penyempitan sungai di wilayah hilir.
Pada kesempatan itu, Andra Soni meninjau langsung kondisi DAS Cibanten untuk mengecek intensitas air dan analisa terjadinya banjir di Kasemen, Kota Serang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan menyatakan diperintah Gubernur Banten Andra Soni untuk menindaklanjuti aduan masyarakat.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar C3 Kementerian PUPR untuk melakukan pengerukan di DAS Cibanten Kelurahan Warung Jaud, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
âSegera kami tindaklanjuti. Nanti fisiknya dilakukan normalisasi sungai,â ujarnya.
Terkait dengan aduan masyarakat tentang perbaikan jalan di lokasi Kelurahan Warung Jaud, pihaknya akan melakukan intervensi pembangunan infrastruktur jalan sesuai peraturan perundang-undangan.
âPerbaikan jalannya juga akan diintervensi dibantu oleh Pemprov Banten,â kata Arlan.
Lurah Warung Jaud Ahmadi membenarkan atas aduan masyarakat terhadap pendangkalan dan kerusakan infrastruktur jalan.
Dia mengatakan aduan masyarakat bukan hanya ke Gubernur Banten namun juga dengan memberikan aduan berupa surat terbuka untuk Lurah Warung Jaud agar mengatasi permasalahan pendangkalan yang mengakibatkan banjir.
Oleh karena itu, pihaknya menindaklanjuti surat terbuka itu.
âMasyarakat mengirimkan surat ke kami, bahwa masyarakat meminta untuk mengatasi permasalahan pendangkalan di Daerah Aliran Sungai Cibanten yang mengakibatkan wilayah Warung Jaud menjadi banjir,â ujarnya.
Dia mengatakan anak Sungai Cibanten meluap karena tingginya intensitas air kiriman dari Kecamatan Serang yang masuk ke anak Sungai Cibanten sehingga banjir di Warung Jaud mengakibatkan kerusakan jalan dan lahan pertanian.
âSeminggu sebelum banjir kemarin jalan di sini sudah diperbaiki dan sudah dihotmix. Sekarang jalannya rusak lagi karena banjir,â katanya.
Dia berharap, Pemerintah Kota Serang dan Provinsi Banten menindaklanjuti permohonan masyarakat terhadap permasalahan pendangkalan anak Sungai Cibanten dan infrastruktur jalan itu.
âKami sangat berterima kasih sudah ditinjau oleh Pak Gubernur, kami sangat berharap permasalahan ini dapat terselesaikan,â kata dia.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Siaga Idulfitri 1447 H, PLN Indonesia Power Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Nasional
-
DPR Minta Pemerintah Siapkan Langkah Konkret Respons Kenaikan Harga BBM
-
Perkuat Mitigasi Hadapi Kekeringan
-
Pemprov Banten Dukung Proyek Kawasan Industri 110 Hektare di Lebak
-
Ritual Ngaruat Gunung Badui Didukung Pemprov Banten, Ini Tujuannya
-
Jaga Mineral Kritis dengan Menertibkan Tambang Ilegal
-
Suasana Hangat Halal Bihalal di Lanud Sjamsudin Noor, Penuh Kebersamaan dan Persaudaraan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.