Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arus Mudik 2025 Pecahkan Angka Fantastis, 146,48 Juta Pemudik

📅 Senin, 10 Mar 2025, 21:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Arus Mudik 2025 Pecahkan Angka Fantastis, 146,48 Juta Pemudik Doc: ANTARA/Nadia Putri Rahmani
Ket. Menhub Dudy Purwagandhi memberi keterangan kepada awak media seusai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Jakarta, Senin (10/3/2025).

JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa potensi pergerakan mudik Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 146,48 juta orang.

“Untuk tahun ini kami perkirakan bahwa jumlah pemudik yang akan melakukan perjalanan di Lebaran adalah sekitar 146,48 juta orang," kata Menhub seusai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Jakarta, Senin (10/3).

Dia menyebutkan bahwa dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri, Kementerian Perhubungan sebelum melakukan kegiatan angkutan lebaran, terlebih dahulu melakukan survei kemudian bagikan kepada kementerian dan lembaga lain.

Hasil survei yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub bersama Badan Litbang Kompas didapatkan bahwa sekitar 146,48 juta orang akan melakukan mudik Lebaran 1446 Hijriah.

Menhub menyampaikan bahwa dari proyeksi tersebut, diperkirakan 33,71 juta orang atau 23 persen dari 146,48 juta pemudik tahun ini akan menggunakan mobil pribadi.

"(Diperkirakan) terbanyak menggunakan mobil pribadi sebesar 23 persen," ujar Menhub.

Lebih lanjut, Menhub menyebutkan bahwa daerah asal dari para pemudik terbanyak dari Jawa Barat disusul Jawa Timur, dan Jawa Tengah termasuk dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain berkoordinasi berbagai Kementerian dan Lembaga, Menhub sebelumnya telah melakukan koordinasi terkait persiapan Angkutan Lebaran 2025 dengan berbagai pemerintah daerah seperti Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, sehingga dapat berjalan aman dan lancar.

Koordinasi dengan Pemrov Jabar meliputi pengaturan dan rekayasa lalu lintas angkutan Lebaran di gerbang tol yang berada di wilayah Jawa Barat. Termasuk adanya potensi pasar tumpah yang kemungkinan akan bermunculan pada masa angkutan Lebaran.

Dudy juga telah melakukan koordinasi terkait persiapan Angkutan Lebaran 2025 dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfhi.

Adapun beberapa hal yang menjadi perhatian Menhub pada koordinasi dengan Pemprov Jabar antara lain pasar tumpah, kepadatan lokasi wisata, serta perlintasan sebidang.

Terbaru, Menhub telah melakukan koordinasi kesiapan dan penanganan angkutan Lebaran dengan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa pada Jumat (7/3).

Koordinasi meliputi upaya menghindari terjadinya kemacetan atau kepadatan dari pasar tumpah, mengantisipasi kepadatan di lokasi wisata, serta keselamatan masyarakat khususnya di perlintasan sebidang.

Kemenhub sebelumnya juga telah mengusulkan adanya kebijakan kebijakan Work from Anywhere (WFA/bekerja dari mana saja) bagi pegawai aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengurangi kepadatan lalu lintas saat masa angkutan Lebaran tahun 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.