Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puluhan Hektare Sawah di Rejang Lebong Terdampak Banjir

📅 Minggu, 09 Mar 2025, 23:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puluhan Hektare Sawah di Rejang Lebong Terdampak Banjir Doc: ANTARA
Ket. Areal persawahan di Desa Tebat Pulau, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong yang menjadi salah satu lokasi terdampak banjir di wilayah itu.

REJANG LEBONG– Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan 25 hektare sawah yang baru ditanami padi terdampak banjir di wilayah itu.

"Hasil pendataan yang kita lakukan di lapangan ada 25 hektare sawah petani di Kecamatan Bermani Ulu yang terdampak banjir, bahkan 1,5 hektare di antaranya harus ditanam ulang karena semuanya hanyut dibawa banjir," kata Kepala Distankan Rejang Lebong Amrul Eby, Minggu (9/3).

Dia menjelaskan sawah petani yang terdampak banjir tersebut akibat cuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong sejak beberapa pekan belakangan, sehingga sungai Air Pikat di wilayah Kecamatan Bermani Ulu meluap dan merendam sawah petani yang tersebar di beberapa desa.

Berdasarkan pendataan pihaknya di lapangan, sawah petani yang terdampak banjir ini digarap oleh 44 kelompok tani dI Kecamatan Bermani Ulu yang tersebar di Desa Tebat Pulau, Desa Air Pikat, dan Desa Tebat Tenong Dalam.

Menurut dia, sawah petani yang terdampak banjir ini rata-rata umur tanaman padinya 14 hari hingga 30 hari, di mana yang harus dilakukan penanaman ulang seluas 1,5 hektare,sedangkan yang lainnya hanya terendam namun tidak hanyut.

"Untuk sawah yang harus dilakukan penanaman ulang akan kita berikan bantuan benih padi dan bantuan lainnya," ujar dia.

Sejauh ini akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Rejang Lebong areal pertanian yang terdampak baru di Kecamatan Bermani Ulu saja.

Dia mengimbau pemerintahan desa dan kelurahan yang ada di wilayahnya terdapat areal pertanian dan perkebunan yang terdampak banjir atau tanah longsor agar segera melaporkan ke Distankan Rejang Lebong sehingga bisa diberikan bantuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.